Page 199 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 199
Aristiono Nugroho dkk.
begini, maka menurut Saefudin, semua akan dapat haknya
masing-masing. Masyarakat mendapat haknya, dan
Pemerintah Desa Cepoko juga mendapat haknya.
Untuk mendapatkan hak masing-masing, setiap pihak
perlu memperhatikan hak pihak lain. Oleh karena itu, setiap
pihak perlu memiliki keterampilan, dalam menghormati
dan memperhatikan hak-hak pihak lain. Setiap pihak perlu
menyebar-luaskan hak-hak pihak lain, dan pemenuhan
kewajiban yang telah dilakukan oleh pihak lain. Sikap ini,
akhirnya menjadi bahan dasar bagi interaksi sosial para
pihak, yang layak terus menerus dihidup-hidupkan.
d. Keadilan Sebagai Instrumen Pendorong
Keadilan dapat pula dimaknai sebagai instrumen
pendorong bagi semua pihak, untuk melaksanakan kewajiban
masing-masing agar memperoleh haknya. Uniknya,
pemenuhan kewajiban ini akhirnya “memaksa” semua pihak,
untuk mewujudkan keadilan agar mekanisme pelaksanaan
kewajiban bagi perolehan hak dapat berlangsung terus
menerus. Hal ini menunjukkan, bahwa keadilan memiliki
prospek yang baik, karena semua pihak “merindukannya”.
Karena hak dan kewajiban itu penting, maka keadilan itu
juga penting. Keadilan akan terus dilaksanakan, karena
masyarakat (termasuk petani) menginginkan terpenuhinya
hak, dengan cara melaksanakan segenap kewajiban.
Pemenuhan hak dan kewajiban merupakan salah satu
unsur penting keadilan, dan layak dimaknai sebagai sesuatu
yang perlu disiapkan, dikumpulkan, diolah, disajikan,
dan disebarkan. Penyiapan, pengumpulan, pengolahan,
penyajian, dan penyebaran kesadaran atas pemenuhan hak
dan kewajiban dilakukan secara terus menerus, agar memberi
dampak besar bagi kehidupan para petani dan pihak terkait
180 181

