Page 155 - Kondisi dan Perubahan Agraria di Ngandagan
P. 155
Ahmad Nashih Luthfi dkk.
tersedia. Sementara itu, pada saat yang sama masyarakat
dihadapkan pada masalah, yang berupa penghidupan
yang rentan terhadap perubahan, serta kehidupan yang
marjinal dan miskin. Oleh karena itu, masyarakat
mengandalkan kapabilitas, asset, dan aktivitas mereka
dalam mempertahankan kelangsungan livelihood.
Dengan cara ini masyarakat berupaya agar dapat mela-
kukan adaptasi terhadap segenap perubahan, sehingga
mereka akhirnya dapat survive (selamat). Dapat pula dika-
takan, bahwa strategi livelihood memiliki pola aktivitas
yang berbasis pada modal alami, modal sosial, peluang
kerja, dan pemenuhan konsumsi dalam menghadapi
segala bentuk perubahan, termasuk yang berkaitan
dengan sumberdaya agraria dan status penguasaannya.
Sementara itu Kajian mazhab Bogor menunjukkan
bahwa strategi nafkah yang dibangun di atas dua basis
nafkah rumah tangga petani di pedesaan (pertanian dan
non pertanian), akan sangat ditentukan oleh sistem sosial
setempat. Terdapat tiga elemen sistem sosial terpenting
yang sangat menentukan dalam bentuk strategi nafkah
yang dibangun oleh petani kecil dan rumah tangganya.
Mengurai ketiga elemen tersebut adalah pertama, infra-
struktur sosial (setting kelembagaan dan tatanan norma
sosial yang berlaku); kedua, struktur sosial (setting lapisan
sosial, struktur agraria, struktur demografi, pola peman-
faatan ekosistem lokal, pengetahuan lokal); ketiga, supra
struktur sosial (setting ideologi dan sistem nilai yang
134

