Page 148 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 148

BAGIAN  II   127
                                                           Penganggaran

            yang efisien, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemahaman
            terhadap struktur ini menjadi penting bagi siapa pun yang terlibat
            dalam pengelolaan keuangan negara, karena dari sinilah proses eksekusi
            anggaran memperoleh legitimasi formal dan arah implementatif yang
            jelas dalam kerangka manajemen keuangan publik nasional.

            3.1.  Struktur APBN: Pendapatan, Belanja, dan Pembiayaan

                Struktur Anggaran  Pendapatan dan  Belanja Negara (APBN)
            merupakan kerangka dasar  pengelolaan fiskal nasional yang
            mencerminkan kebijakan makroekonomi, prioritas pembangunan,
            serta strategi pembiayaan negara dalam satu tahun anggaran. Dalam
            perspektif  yuridis,  Pasal  11  Undang-Undang Nomor 17  Tahun 2003
            tentang Keuangan Negara secara eksplisit menetapkan bahwa struktur
            APBN terdiri atas pendapatan negara, belanja negara, dan pembiayaan
            anggaran. Struktur ini tidak hanya merefleksikan bentuk akuntansi
            publik, melainkan menjadi instrumen konstitusional dalam distribusi
            fiskal, stabilisasi ekonomi, dan alokasi sumber daya nasional.
                Pertama, pendapatan  negara meliputi seluruh penerimaan
            pemerintah pusat yang berasal dari pajak, penerimaan negara bukan
            pajak (PNBP),  dan hibah. Penerimaan perpajakan, sebagai sumber
            dominan dalam struktur pendapatan, meliputi pajak dalam negeri dan
            pajak perdagangan internasional, yang menjadi indikator kemandirian
            fiskal dan kepatuhan wajib pajak. Sementara itu, PNBP bersumber
            dari berbagai aktivitas seperti pemanfaatan sumber daya alam, jasa
            pelayanan pemerintah, serta hasil pengelolaan kekayaan negara yang
            dipisahkan. Hibah, meskipun bersifat minor, tetap memiliki peran
            dalam mendukung program-program tertentu, terutama di bidang
            kemanusiaan dan pembangunan  berkelanjutan. Ketentuan lebih
            lanjut tentang pengelolaan pendapatan negara tercantum dalam
            peraturan  pelaksana,  termasuk  Peraturan  Pemerintah  dan  regulasi
            sektoral dari kementerian teknis.
                Kedua,  belanja  negara  merupakan  penggunaan  sumber  daya
            keuangan negara untuk membiayai aktivitas pemerintah dalam rangka
            mencapai tujuan konstitusional. Berdasarkan ketentuan Pasal 13 UU
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153