Page 183 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 183

BAB  V.

                     REVISI ANGGARAN











            Dalam  dinamika pengelolaan keuangan negara, revisi anggaran
            merupakan salah satu instrumen fiskal yang sangat penting untuk
            menjaga fleksibilitas, responsivitas, dan akuntabilitas dalam
            pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja  Negara (APBN).
            Proses revisi bukan semata bentuk perubahan teknokratis terhadap
            angka-angka anggaran, tetapi mencerminkan mekanisme adaptif yang
            memungkinkan penyesuaian belanja negara terhadap perkembangan
            realisasi, prioritas kebijakan, dan situasi kontinjensi nasional. Dalam
            kerangka hukum administrasi  keuangan negara,  revisi anggaran
            memiliki kedudukan strategis sebagai perwujudan dari asas budgetary
            discipline  yang tetap  membuka ruang  fiscal maneuvering  tanpa
            menanggalkan prinsip legalitas dan akuntabilitas.
                Kebutuhan untuk melakukan revisi anggaran dapat timbul
            akibat dinamika yang bersumber dari internal kementerian/lembaga
            maupun faktor eksternal seperti perubahan asumsi makro, pergeseran
            kebijakan nasional, atau realisasi anggaran yang tidak sesuai proyeksi
            awal. Oleh karena itu, regulasi yang mengatur proses revisi anggaran
            telah  dirancang  secara  komprehensif  untuk  memastikan  setiap
            perubahan tetap berada dalam koridor hukum dan tata kelola fiskal
            yang prudent. PMK Nomor  62 Tahun 2023 tentang Perencanaan
            Anggaran, Pelaksanaan Anggaran  serta Akuntansi  dan Pelaporan
            Keuangan, yang telah diubah melalui PMK Nomor 107 Tahun 2024,
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188