Page 186 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 186

BAGIAN  II   165
                                                           Penganggaran

                Dengan  demikian, revisi  anggaran bukanlah  sekadar prosedur
            administratif yang mekanistik, melainkan bagian integral  dari
            sistem kendali fiskal yang dirancang untuk menjaga presisi alokasi
            anggaran dan akuntabilitas pelaksanaan APBN. Dalam konteks ini,
            revisi anggaran berperan sebagai  instrumentum remedium—alat
            korektif  yang memungkinkan  penyesuaian teknis  dan substantif
            dalam pelaksanaan belanja negara. Proses revisi  tersebut harus
            dilakukan melalui  aplikasi  SAKTI (Sistem Aplikasi  Keuangan
            Tingkat Instansi), yaitu platform digital resmi yang dikembangkan
            oleh Kementerian Keuangan untuk mengintegrasikan  seluruh
            proses pengelolaan anggaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan,
            hingga pertanggungjawaban. Penggunaan SAKTI dalam proses revisi
            memastikan konsistensi data, efisiensi birokrasi, serta peningkatan
            transparansi fiskal secara real time. Oleh karena itu, revisi anggaran
            tidak  hanya mencerminkan fleksibilitas  dalam sistem APBN,
            melainkan juga menjadi cermin kapasitas kelembagaan untuk
            beradaptasi secara sistemik dan terukur terhadap dinamika kebijakan
            dan kondisi objektif yang berkembang.

            5.2.  Jenis Revisi Anggaran
                Dalam sistem  pengelolaan  Anggaran  Pendapatan dan Belanja
            Negara (APBN), klasifikasi terhadap jenis revisi anggaran memegang
            peran penting  sebagai  dasar normatif sekaligus teknis dalam
            menentukan mekanisme,  batasan,  dan  otoritas pengambilan
            keputusan.  Pasal  120  Peraturan  Menteri  Keuangan  (PMK)  Nomor
            62 Tahun 2023, sebagaimana diubah dengan PMK Nomor 107 Tahun
            2024, menetapkan  secara tegas bahwa terdapat tiga jenis utama
            revisi anggaran, yakni revisi anggaran dengan perubahan pagu, revisi
            anggaran dengan pagu tetap, dan revisi administrasi. Ketiga jenis ini
            merefleksikan kompleksitas dinamika fiskal negara yang tidak hanya
            bersifat kuantitatif dalam aspek nominal, tetapi juga substantif dalam
            aspek struktur alokasi dan akuntabilitas tata kelola anggaran.
                Revisi anggaran yang menyebabkan perubahan pagu anggaran
            merupakan  jenis revisi  yang  paling  mendasar  karena  menyangkut
   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191