Page 189 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 189

168    MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
                   Ilustrasi Pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

            kelembagaan dalam batas teknis, dan supremasi fiskal yang dijaga
            oleh otoritas fiskal pusat.

                Adapun kewenangan yang berada sepenuhnya di tangan Menteri
            Keuangan dilakukan melalui dua entitas  utama, yakni Direktorat
            Jenderal Anggaran (DJA) dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan
            (DJPb). DJA berwenang menetapkan usulan revisi yang memerlukan
            penelaahan,  terutama  ketika menyangkut penyesuaian kebijakan
            efisiensi dan efektivitas belanja negara—misalnya dalam menilai
            kesesuaian antara Kegiatan, KRO,  RO,  dan akun dengan alokasi
            anggarannya. DJPb, khususnya Direktorat Pelaksanaan Anggaran dan
            Kantor Wilayah DJPb, diberi kewenangan untuk menetapkan usulan
            revisi antar atau dalam satu wilayah administratif.
                Selain itu, terdapat kasus-kasus khusus yang diatur secara
            eksplisit dalam pasal-pasal  lanjutan, seperti pengesahan revisi
            belanja modal  untuk pengadaan tanah proyek  strategis nasional,
            alokasi cadangan investasi pemerintah, pergeseran BA BUN ke BA
            K/L, serta pembukaan blokir anggaran. Semua ini termasuk dalam
            domain revisi oleh Menteri Keuangan karena menyangkut implikasi
            fiskal yang lebih luas dan sensitivitas kebijakan publik. Mekanisme
            ini menunjukkan bahwa kewenangan revisi anggaran tidak bersifat
            seragam,  tetapi diklasifikasikan secara hierarkis dan  fungsional.
            Prosedur pengajuan revisi pun diwajibkan mengikuti alur birokratik
            yang ketat, mulai dari pengusulan oleh K/L, verifikasi oleh kantor
            wilayah DJPb, hingga penetapan oleh unit terkait di DJA atau DJPb.
            Rincian kewenangan tersebut bahkan dipertegas dalam Lampiran
            IV huruf C PMK 62/2023 sebagai dokumen integral yang menjamin
            konsistensi penerapan norma.

                Sebagai ilustrasi, revisi  anggaran pada  satuan kerja Kantor
            Pertanahan Kota Batam Kementerian ATR/BPN dapat terjadi dalam
            konteks perubahan kebutuhan teknis atas output Sertifikat Hak Atas
            Tanah (SHAT) PTSL Kategori 5 Prioritas Nasional. Misalnya, jika pada
            pertengahan tahun anggaran terjadi penyesuaian kebutuhan alat tulis
            kantor (ATK) pada salah satu komponen dalam RO yang sama, maka
            revisi tersebut cukup dilakukan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194