Page 184 - MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK: PRINSIP, REGULASI, DAN IMPLEMENTASI
P. 184

BAGIAN  II   163
                                                           Penganggaran

            mengatur secara rinci prosedur,  jenis, batasan  kewenangan,  serta
            klasifikasi  revisi  anggaran  dalam  APBN.  Di  dalamnya,  rentang
            pengaturan  yang luas—mulai  dari  Pasal  120  hingga  Pasal 179  dan
            diperkuat dengan Lampiran IV—menyediakan kerangka normatif
            yang ketat namun tetap fleksibel bagi pengelola anggaran.
                Revisianggarantidakdapatdipandang  sebagaiprosesadministratif
            belaka,  melainkan sebagai  cermin dari sistem pengendalian intern
            pemerintah (SPIP) yang berjalan. Proses ini menuntut kehati-hatian,
            ketepatan data, serta kepatuhan terhadap ketentuan standar biaya,
            output,  dan  klasifikasi  akun.  Di satu sisi, revisi memungkinkan
            pembaruan rencana kerja dan anggaran sesuai kebutuhan aktual di
            lapangan; namun di sisi lain, ia juga harus menghindari kecenderungan
            belanja yang oportunistik, inefisien, atau tidak sejalan dengan arah
            pembangunan nasional. Oleh karena itu, pengaturan mengenai revisi
            anggaran tidak hanya menekankan pada prosedur teknis, tetapi juga
            nilai-nilai prinsipil seperti efektivitas kebijakan fiskal, transparansi
            publik, dan pertanggungjawaban institusional. Dalam konteks inilah,
            Bab ini akan mengurai  lebih dalam konsep, jenis, prosedur,  dan
            dimensi akuntabilitas dalam revisi anggaran sebagai bagian esensial
            dari tata kelola APBN yang modern dan adaptif.

            5.1.  Pengertian, Prinsip, dan Ruang Lingkup Revisi Anggaran
                Revisi anggaran merupakan instrumen penting dalam siklus
            pengelolaan  keuangan negara yang  dirancang untuk menjaga
            relevansi, responsivitas,  dan akuntabilitas  belanja negara terhadap
            dinamika kebijakan dan realisasi di  lapangan. Secara normatif,
            definisi revisi anggaran telah ditegaskan secara eksplisit dalam Pasal 1
            angka 91 PMK Nomor 62 Tahun 2023, yang menyatakan bahwa Revisi
            Anggaran adalah perubahan Rencana  Kerja dan Anggaran (RKA)
            berupa penyesuaian rincian anggaran  dan/atau informasi kinerja
            yang telah ditetapkan berdasarkan Undang-Undang mengenai APBN,
            termasuk revisi atas DIPA yang telah disahkan pada tahun anggaran
            berkenaan. Dengan demikian, revisi anggaran tidak hanya mencakup
            perubahan alokasi dana semata, tetapi juga menyangkut penyesuaian
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189