Page 23 - Tanah Hutan Rakyat
P. 23
10 Aristiono Nugroho, dkk
dan pemeliharaan hubungan sosial pada tingkat interaksi
tatap muka (face to face). Keempat, proses tindakan (action
process), adalah proses yang mengantarkan masyarakat
pada kondisi teratur yang dibangun oleh para aktor (anggota
masyarakat) dalam interaksi sehari-hari.
Berdasarkan Teori Fenomenologi, maka semangat
konservasi masyarakat Desa Kalimendong dapat difahami
berdasarkan aktor, sikap alamiah, masalah mikro, dan proses
tindakan yang terkait. Dengan demikian terdapat dasar teori
yang kuat, untuk mengetahui para aktor yang mengkonstruksi
semangat konservasi masyarakat Desa Kalimendong. Teori
Fenomenologi juga menjadi dasar, untuk memahami sikap
alamiah para aktor dalam kehidupan sehari-hari yang nampak
sebagai suatu kewajaran. Sementara itu juga diketahui adanya
dasar teori yang kuat, untuk meneliti masalah mikro dalam
konteks semangat konservasi masyarakat Desa Kalimendong.
Akhirnya ada dasar teori yang kuat pula, untuk memahami
proses tindakan yang terkait dengan semangat konservasi.
Masyarakat desa seringkali menjadikan kepala desanya
sebagai aktor atau tokoh utama dalam “perhelatan” sosial
ekonomi desa. Para aktor ini merupakan panutan, orang yang
terpercaya, dan diyakini sebagai pembawa keberuntungan
bagi desanya, yang dalam terminologi jawa disebut “sarang-
wahyu”. Oleh karena itu, kepala desa dan jajarannya juga
diyakini sebagai sumber informasi, sumber modal (capital),
dan pengelola administrasi desa yang mengarah pada
kesejahteraan. Kepala desa berperan menetapkan kebijakan
lokal yang mampu mengelola sumberdaya desa (termasuk