Page 26 - Tanah Hutan Rakyat
P. 26

Tanah Hutan Rakyat  13

              pemeliharaan hubungan  sosial  (pada  tingkat interaksi
              tatap muka) antar stakeholder dapat relevan dengan ikhtiar
              kesejahteraan  serta konservasi  tanah  dan hutan. Sudah
              saatnya konsepsi agroforestry disandingkan dengan konsepsi
              social forestry karena agroforestry merupakan cara bercocok
              tanam yang  melakukan  inter-cropping antara  tanaman
              kehutanan dengan  tanaman  pertanian.  Keduanya ditanam
              secara bersama-sama  dalam  suatu  rotasi  yang membentuk
              tajuk yang berlapis-lapis. Hutan sebagai sistem agroforestry

              selanjutnya mengkonstruksi sistem budidaya  tanaman yang
              secara ekologis lestari, secara ekonomis menguntungkan, dan
              secara agronomis memberikan hasil yang cukup tinggi secara
              berkelanjutan. Oleh karenanya,  agroforestry membutuhkan
              partisipasi  masyarakat,  yang kemudian menciptakan
              social forestry.  Sebagai  sebuah  konsepsi,  social forestry
              menguntungkan  masyarakat dan  lingkungan alaminya,

              sebab memiliki semangat sosio-kultural yang mengarah pada
              konservasi.
                  Semangat ini muncul melalui proses yang mengantarkan
              masyarakat pada  kondisi dinamis, yang dibangun oleh para
              aktor (tokoh Desa Kalimendong)  dalam interaksi  sehari-
              hari. Para  aktor berupaya melakukan  perubahan dalam
              format kearifan lokal  yang  terencana,  untuk memperbaiki

              situasi dan  kondisi  sosio-ekonomi dan  sosio ekologi  Desa
              Kalimendong. Perubahan ini memperhatikan aspek lokalitas
              dan komunitas yang bernuansa hutan yang dikaitkan dengan
              upaya  pemenuhan kebutuhan masyarakat  dalam  semangat
              kemandirian  yang  tinggi. Semangat ini  memiliki  relasi
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31