Page 26 - REFORMA AGRARIA INKLUSIF
P. 26
berupa Dana Keistimewaan (APBN) untuk Kewenangan Istimewa
Bidang Kebudayaan yang dikelola oleh Pemerintah Daerah
Propinsi DIY.
c. Membuka peluang pemasaran alternatif yang mengarusutamakan
kelompok rentan sebagai mitra berupa kewirausahaan sosial
(sociopreneurship); karena kelompok rentan mengalami situasi-
situasi yang dapat membuatnya tersingkir dari kompetisi
yang dibayangkan normal oleh kebanyakan pelaku pasar dan
pengambil kebijakan, ini dilakukan terhadap UMKM Kerajinan
Bambu.
d. Meretas ketergantungan sarana produksi, berupa pakan burung,
dari impor ke swasembada pakan secara bertahap, ini dilakukan
terhadap UMKM Penangkaran Burung.
Berbagai upaya dalam Penataan Akses RO I 2022 dan RO II 2023
telah membekali masyarakat dengan kesempatan, kapasitas, dan
kemanfaatan, akan tetapi keberdayaan dan keberlanjutannya masih
perlu diuji dalam Penataan Akses RO III TA 2024. Kedua hal ini sangat
tergantung dari substansi regulasi dan perangkat lapangan, apakah
mendukung keberdayaan dan keberlanjutan atau masih sebatas
formalitas?
BAB I 11
Pendahuluan