Page 123 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 123

Ahmad Nashih Luthfi


               sekali tidak disebutkan dalam buku itu, 38  suatu isu yang memang
               sengaja dihindari.
                   Peter McCawley menunjukkan bahwa pada periode inilah
               Amerika banyak memberi bantuan kepada dunia akademis Indo-
               nesia. Buku-buku teks ekonomi makro, ekonomi pembangunan,
               ekonometri, kebijakan pajak, estimasi pendapatan nasional dan
               daerah, dan sosiologi Barat, serta berbagai jurnal (termasuk
               BIES), dan buku-buku “how to” masuk ke berbagai kampus In-
               donesia. Bahkan dua buku didanai penerjemahannya, yakni buku
               Hirschman, The Strategy of Economic Development, dan buku Arthur
               T. Mosher, Getting Agriculture Moving: Essentials for Development
               and Modernization. Buku pertama tidak sepopuler buku kedua. 39
                   Pemikiran Arthur T. Mosher didasarkan pada prinsip tahap-
               tahap pertumbuhan ala Rostow. Rostow mengidentifikasi 5
               tahap transisi dari tradisional menuju modern: masyarakat tradi-
               sional (the traditional society), pra-kondisi tinggal landas (the pre-
               condition for take off), tinggal landas (the take off), menuju dewasa
               (the drive to maturity), dan masyarakat berkonsumsi tinggi dan
               masif (the age of high mass consumption). Dalam perdebatan
               mengenai tahapan Rostowian ini, terdapat suatu bantahan
               mengapa misalnya dalam kasus Filipina pada tahun 1957, ketika
               telah dilalui “the take off” justru ia kembali lagi ke arah “the
               precondition for take off”. Maka, jawaban agar pembangunan eko-
               nomi (pertanian) dapat mengalami “rapid growth” adalah dengan
               dilakukan “rapid difussion”, yakni melalui teknologi. 40
                   Pemikiran Arthur T. Mosher, sebagaimana Rostow, menco-
               ba memparalelkan pengalaman negara-negara non-Barat agar me-
               ngikuti tahapan yang dilalui oleh negara Barat,





                   38  Benjamin White, “Gunawan Wiradi, The Agro Economy Survey and
               Indonesia’s Green Revolution”, dalam Gunawan Wiradi, op.cit., hal xvi
                   39  Peter McCawley, “Some Suggestions for Aid to Indonesian Universities”,
               Bulletin of Indonesian Economic Studies, Vol. 10, No. 3, November 1974, hal. 116
                   40  Yujiro Hayami dan Vernon W. Ruttan, Agricultural Development: An
               International Perspective, (Baltimore dan London: The John Hopkins Press, 1971),
               hal. 13-15 (terutama Bab II, “Agricultural Economic Development Theories”)
               70
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128