Page 264 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 264
Melacak Sejarah Pemikiran Agraria
“Karena ini ada 5 tingkatan ya, waktu itu kan 5 tingkatan ya di
Fakultas Pertanian. Setiap tingkat ini ada dua wakil, jadi jumlah-
nya 10. Plus mewakili organisasi ekstra. Jadi keseluruan 15 wakil
[duduk sebagai anggota senat]. Nah, kadang-kadang, ketika ini jadi,
thek, pemilihan ketua. Ketua yang terpilih bisa jadi yang ini
[mewakili organisasi ekstra]. Tapi saya waktu itu, saya dianggap
mewakili yang ini [tingkatan]. Saya waktu itu tingkat tinggi, di
tingkat 4. Terpilihnya sebagai perwira intra, walaupun orang tahu
saya CGMI”. 38
Pada periode inilah ia pernah memberi kata sambutan pada
acara simposium membahas rancangan UUPA 1960. Sebagai
ketua senat ia bertanggung jawab dalam kepanitiaan. Selain me-
nyinggung rancangan UUPA, sambutannya berisi ulasan tentang
apa arti simposium, istilah yang belum populer saat itu. 39
“Waktu itu pidato saya bunyinya begini, ‘Simposium itu berasal
dari judul buku karangan Plato, Simposium. Isinya adalah
penganugerahan hadiah pertama kepada sastrawan yang namanya
Agaton. Nah, setelah upacara-upacara, diikuti dengan minum
anggur dan musik-musik. Lalu setelah acara penyerahan hadiah itu
selesai, tukang anggur dan tukang bir itu diusir. Tinggal sastrawan-
sastrawan. Mereka berdiskusi tentang apa artinya cinta. Nah,
karena tema diskusinya cinta, maka tidak ada ujung pangkal. Jadi,
simpisium itu adalah pertemuan diskusi yang tidak ada ke-
simpulan. Brainstorming, gitu’. Nah, lalu saya mengatakan, ‘Seka-
rang, ini Simposium Agraria, ini saya berharap timbul Agaton-aga-
ton Agraria’. Ha ha… Habis, wong mahasiswa, suruh pidato. Ya
mangaitkan agraria dengan simposium. Ya itu saja”. 40
Salah satu polemik yang diingatnya dalam diskusi saat itu
adalah persoalan adat yang dilontarkan oleh Prof. Soekanto.
UUPA sebagai upaya dekolonisasi hukum agraria menurut pakar
tersebut haruslah digali dari spirit yang berasal dari hukum adat,
dan bagaimana seharusnya mengkritisi beberapa konsep seperti
“sewa” dan “eigendom” (hak milik mutlak) yang berasal dari hu-
38 Wawancara Noer Fauzi dan Ratna Saptari dengan Gunawan Wiradi,
Leiden, 16 Februari 2005
39 Wawancara dengan Gunawan Wiradi, Bogor, 9 September 2008.
40 Wawancara Noer Fauzi dengan Gunawan Wiradi, Bandung, 2 Maret
2005.
211

