Page 271 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 271

Ahmad Nashih Luthfi


                   Sejak tahun 1961 di dalam tubuh CGMI sebenarnya telah
               ada perdebatan mengenai pilihan idelogisnya, apakah netral da-
               lam pengertian “non blok” dengan tidak condong pada salah satu
               kekuatan dalam Perang Dingin ataukah menunjukkan duku-
               ngannya pada sosialisme. Politik nasakomisasi akhirnya menye-
               lesaikan perdebatan itu. 55
                   Kebijakan nasakomisasi berakibat bukan saja karena memu-
               dahkan rezim Orde Baru dalam melakukan identifikasi itu, na-
               mun pada tahun-tahun ketika kebijakan itu dilaksanakan, nasa-
               komisasi membawa akibat yang bersifat konfliktual di berbagai
               ranah. Dalam hal pendidikan, misalnya, nasakomisasi di Taman
               Siswa Yogyakarta mengakibatkan terjadinya perpecahan di dalam
               kepengurusan. 56
                    Keterlibatan Gunawan Wiradi dalam organisasi ini cukup
               mendalam meski ia tidak pernah sekalipun masuk dalam kepe-
               ngurusan. Di Bogor yang aktif dalam organisasi ini di antaranya
               adalah Sadikin, Sjamso’oed Sadjad, Sutisno Hadi, Kartiko,
               Sadikin Jaya Pertjunda,    Bambang Widodo, Mursaid, dan
               Suwardjo. 57  Namun ia cukup dikenal dalam organisasi ini melalui
               ketenarannya sebagai ketua senat mahasiswa. Bahkan menurut
               pengakuannya, ia pernah “nyaris” menjadi ketua CGMI jika saja
               tidak segera menolak karena ingin konsentrasi pada perkuliahan.


               3.  Kuliah dan bekerja
                   Berbagai aktivitas dalam gerakan mahasiswa itu membuat-
               nya terlambat dalam menyelesaikan studi. Tetapi itu bukan satu-
               satunya sebab. Karena beasiswa dari pemerintah tidak cukup,
               maka ia terpaksa belajar sambil bekerja. Selama kurang lebih




                   55  Wawancara Noer Fauzi dan Ratna Saptari, Leiden, 16 Februari 2005.
                   56  Dapat dibaca dalam Ahmad Nashih Luthfi dan Amin Tohari, “Moch.
               Tauchid: Tokoh Pendiri Bangsa, Gerakan Tani, dan Pendidikan Taman Siswa”,
               2009, naskah dalam proses penerbitan.
                   57  Wawancara dengan Gunawan Wiradi, Bogor, 25 April 2008. Nama
               Sjamso’oed Sadjad kini terkenal sebagi ahli gizi yang aktif menulis di media
               massa, seorang profesor dari IPB.
               218
   266   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276