Page 147 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 147

larut. Barulah pada pukul 20.47 WIB, sebuah balasan muncul di

          layar. Ia meminta maaf dan menjelaskan bahwa baterai ponselnya

          telah habis total hingga mati mendadak. Alasan di balik hilangnya
          ia yang teramat lama itu ternyata sederhana: ia harus mengantre

          untuk membeli menu ayam pesanan ayahnya sebelum bisa pulang
          ke rumah. Aku menghela napas lega, menyandarkan kepala pada

          bantal, sembari berharap demamnya segera surut bersama malam

          yang kian pekat.




























                                                                        147
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152