Page 149 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 149

Bunyi  dering  ponsel  sekali  lagi,  kali  ini  lebih  mendesak.  Pukul

          18.50 WIB Farras sudah di depan.

          “Sudah di depan”  begitu katanya lewat telepon.
          Aku segera menyambar tas selempang kecil  putih dan menuruni

          tangga kost dengan langkah ringan. Senyumku sudah terkembang
          lebar, membayangkan dia dengan pakaian rapi yang setidaknya

          sepadan  dengan  outfit-ku.  Namun,  begitu  mataku  menangkap

          sosoknya di dekat motor, senyumku perlahan memudar, berganti
          dengan ekspresi heran yang tak bisa disembunyikan. Astaga! Aku

          dibuat terheran-heran dengan outfit   yang dia kenakan.

          “Kaya mau COD beruk, anjirrr!”   bisikku dalam hati, menahan rasa
          kesal.

          Ia berdiri dan menhampiriku dengan santainya, mengenakan kaos


          hitam  polos,  celana  jogger selutut,  dan  jaket  tebal  berwarna
          coklat. Kontrasnya sungguh mencolok. Aku dengan midi dress-ku,

          dia dengan pakaian ala 'siap tempur' yang jauh dari kesan kencan

          malam minggu romantis.
          “Cepetan, ayo jalan”,  ujarnya santai tanpa menyadari kekonyolan

          situasinya.

          Aku berjalan mendekat, hendak protes, namun dia mendahuluiku.
          “Kamu yakin  pakai baju itu, perjalanan jauh loh ini?”, tanyanya

          sambil menunjuk dress   dan cardigan-ku.


                                                                        149
   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154