Page 181 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 181

balik jendela. Kami terlewat, Pasar Senen sudah tertinggal jauh di

          belakang.

               Saat  aku  mencoba  melacak  rute  digital,  tawa  kami  pecah
          begitu  menyadari  bus  sudah  membawa  kami  sejauh  Grogol,

          Jakarta Barat. Daerah ini terasa familier, memori masa laluku saat
          pernah  tinggal  di  Jakarta  Barat  mendadak  berputar  kembali.

          Spontan,  aku  mengajak  Popay  untuk  mengubah  haluan  menuju

          Central Park. Ada binar bahagia yang tak bisa kami sembunyikan.
          Lucu  rasanya,  sebab  sebelumnya  kami  memang  sempat

          merencanakan  ke  mall  ini  namun  selalu  urung  karena  urusan

          parkir.   Jika   mengendarai     sepeda    motor,   kami     harus
          memarkirkannya di gedung lain yang jaraknya cukup menguras

          peluh. Siapa sangka, takdir kumandangkan lewat cara yang jenaka,

          kami tersesat di tempat yang justru paling ingin kami kunjungi.
               Kami  menghabiskan  waktu  dengan  mengitari  kemegahan

          mall,  lalu  memutuskan  membeli  beberapa  potong  sushi.  Kami

          memilih area outdoor, duduk bersisian sembari menyesap visual
          sudut  mall  dengan  dekorasi  natal  yang  menawan.  Di  tengah

          atmosfer yang seharusnya menyenangkan itu, jemariku bergerak

          gelisah membuka ponsel. Kosong. Tidak ada satu pun notifikasi
          atau pesan masuk dari Farras.





                                                                        181
   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186