Page 257 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 257

BAB 48 : PURGATORIUM CINTA DI JALANAN BKT


             26 Januari 2026: Absolusi Dalam Satu Porsi Magelangan


               Cahaya  pagi  yang  menyusup  di  sela  gorden  kamarku

          disambut oleh getar halus ponsel di atas nakas. Sebuah notifikasi
          muncul, memecah keheningan yang sejak semalam terasa begitu

          berat.

          "Selamat pagi, apakah sudah baikan?"  tulis Farras pada sebuah
          pesan singkat dengan Bahasa yang sangat baku.


          "Udah, sayang," balasku singkat namun hangat. Sejujurnya, sisa-
          sisa kekesalan dari perdebatan kemarin masih ada, mengendap di
          sudut hati. Namun, melihat namanya di layar ponsel selalu punya

          cara  ajaib  untuk  melunakkan  ego.  Bagaimanapun,  dia  tetap
          pelabuhan terakhir tempatku pulang.

               Percakapan  mengalir  begitu  saja.  Dia  mengabari  sudah

          sampai  di  kantor,  sementara  aku  mulai  mengeluh  tentang
          malamku  yang  berantakan.  Lambungku  bergejolak  hebat

          semalam,  gerd yang  kupunya  sedang  ingin  bermanja-manja

          karena setetes kuah sup kaki sapi yang kucicipi kemarin sore.

          "Kan cuma sedikit, Beb?"  tanyanya, terdengar heran.








                                                                        257
   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262