Page 259 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 259

Sore itu kami habiskan dengan berkeliling tanpa tujuan yang

          pasti.  Aku  mencari  makanan  yang  bisa  menggugah  selera,

          sementara dia sibuk berburu TWS dari satu gerai ke gerai lain. Tak
          ada makanan yang menarik perhatianku, dan sepertinya tak ada

          TWS yang cukup sempurna di mata Farras.

          "Kamu mau magelangan saja, Beb?" tanyanya lembut saat kami
          mulai lelah berputar.

          Aku mengangguk setuju. Kami hanya memesan satu porsi untuk
          dibawa pulang, mungkin dia sudah terlalu lelah untuk makan di

          tempat. Sembari menunggu pesanan matang, matanya tak lepas

          dari layar ponsel, masih asyik berselancar di Tokopedia mencari
          TWS impiannya.

               Setelah  nasi  goreng  berpindah  tangan,  kami  memutuskan

          untuk  segera  pulang.  Tidak  ada  makan  malam  mewah  atau
          perayaan besar. Hanya pertemuan sederhana di penghujung hari,

          namun  aku  tahu,  itu  adalah  caranya  yang  paling  tulus  untuk

          menebus kesalahannya kemarin. Dia mengusahakan hadir di saat
          aku merasa tidak baik-baik saja.

               Sesampainya  di  kamar,  aku  mengirimkan  pesan  singkat

          padanya, "Terima kasih ya sudah menyempatkan bertemu."
          Tak  butuh  waktu  lama,  ponselku  berdering.  Farras  menelepon.

          Percakapan itu singkat, hanya sekitar satu menit, sekadar untuk


                                                                        259
   254   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264