Page 332 - THE SERENDIPITY OF FIRST SIGHT BY GAMALIA15
P. 332
hal remeh, seolah dunia hanya milik kami berdua di balik sinyal
telepon ini.
Namun, di balik kehangatan suara itu, ada sesak yang
tertahan di dadaku. Aku sangat menyadari bahwa setiap detik
yang berdetak membawa kami semakin dekat pada ujung
percakapan. Hari ini terasa berbeda, lebih melankolis sekaligus
berharga. Dan hari itu adalah call morning terakhirku
bersamanya. Sebuah penutup yang indah untuk babak yang harus
segera diakhiri.
332

