Page 28 - Islamic-theology-Ibnul-Jawzi-membongkar-kesesatan-akidah-Tasybih-meluruskan-penyimpangan-dalam-memahami-sifat-sifat-Allah-Nurul-Hikmah-Press-173-Hal
P. 28
20 | Islamic Theology
datang kepada orang-orang awam dengan berkata: “itu semua tidak
seperti yang dibayangkan oleh akal pikiran”, atau: “itu semua jangan
”.
ditanyakan bagaimana? (bila kayf) Tentu akibatnya sangat parah,
tidak sedikit dari orang-orang awam yang kemudian menjadi rusak
keyakinannya, karena telah menjadi bagian dari golongan
Musyabbihah Mujassimah. Perhatikan catatan imam kaum Wahhabi;
Ibnu Taimiyah (w 728 H) yang berfaham tasybîh dan tajsîm, dalam
himpunan fatwa-fatwanya (Majmû„ al-Fatâwâ) mengatakan:
ْ
َ
َ
ُ ُ َ ً َ ُ َّ
َ
َ
ُ َ َ
ْ َ
ُ ُ ْ ُ
َّ ْ ُ ْ َ
َ ُ ُْ ُ
َّ
هٗم فغٗلا ىلٖ هبع هؿلجً الله ٫ىؾع اضمدم نئ ؛)تُمُج ًبا ٫ا ٢(
ِ
ِ
ِ
ِ
ِ
“Sesungguhnya Muhammad Rasulullah; Tuhannya (Allah)
35
mendudukkannya di atas ‘Arsy bersama-Nya”. Ia juga mengatakan:
ْ
ْ
َ
ْ ُ
ُ ْ َ َ
َ ُ َ َ
ُ ُ َ َ
َّ
ْ َ
ْ
ُ ْ َ
فغٗلا هىم ىلسً لاو فغٗلا ًٖ ٫زجً الله نئ ؛)٫ى٣ٍو(
ِ
ِ
ِ
ِ
ِ
“Sesungguhnya Allah turun dari Arsy akan tetapi Arsy tidak pernah
36
kosong dari-Nya”.
Terparah dari itu semua; golongan Wahhabi para pecinta Ibn
Taimiyah ini (mereka menamakan diri Salafi) mengkafirkan orang-
orang Islam yang tidak sejalan dengan faham mereka. Perhatikan,
salah seorang pemuka dan rujukan mereka, bernama Abdul Aziz bin
Baz memaknai al-Istiwâ„ pada Allah dalam pengertian bersemayam
dan bertempat. Lalu ia mengatakan bahwa siapapun yang
37
mengingkari makna tersebut maka ia dari golongan Jahmiyah.
Artinya, menurut Ibn Baz, orang itu telah menjadi kafir. Karena
Jahmiyyah adalah nama kelompok pengikut Jahm ibn Shafwan yang
telah dikafirkan oleh para ulama.
Keyakinan rusak kaum Wahhabi tersebut tentu berbeda
dengan keyakinan Ahlussunnah Wal Jama„ah. Keyakinan
35 Majmû„ al-Fatâwâ , j. 4, h. 384
36 Majmû„ al-Fatâwâ , j. 5, h. 131 dan 415
37
Lihat Tanbihât fi ar-Radd ‘Alâ Man Ta„awwala ash-Shifât , h. 84