Page 39 - seni teater_BG_KLS_I_Rev
P. 39
b. Siapkanlah gambar bermacam-macam emoji seperti berikut.
Senang Marah Sedih Bosan
Gambar 1.1 Emoji Senang, Marah, Sedih, dan Bosan
2. Kegiatan Pengajaran
Kegiatan pengajaran meliputi kegiatan pembuka, inti, dan penutup. Pada kegiatan
pembuka, guru dapat melakukan asesmen sebelum pembelajaran. Pada kegiatan inti,
guru dapat mengamati perkembangan peserta didik sekaligus melakukan asesmen
formatif. Pada bab ini terdapat lima kegiatan. Artinya, guru dapat melakukan asesmen
formatif sebanyak lima kali.
Sebelum masuk pada materi teater yang sesungguhnya, peserta didik diajak
melakukan kegiatan introduksi yang di dalamnya berisi konsep teater, yaitu gerak dan
vokal atau suara. Kegiatan ini juga dapat melatih konsentrasi dan rasa percaya diri
peserta didik. Ada empat permainan pada kegiatan pembuka ini. Keempat permainan
tersebut dapat digunakan untuk dua kali pertemuan. Artinya, dalam satu pertemuan,
Sahabat Guru dapat menggunakan dua permainan. Dua permainan selanjutnya dapat
dimainkan pada pertemuan yang akan datang.
a. Kegiatan Pembukaan
Pengantar dan Pengaturan Kelas
Sebelum kegiatan ini dimulai, Sahabat Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
kepada peserta didik, yaitu diharapkan peserta didik dapat saling mengenal, melatih
konsentrasi dan rasa percaya diri, serta menggerakkan tubuh dan melatih vokal atau
suara. Setelah itu, Sahabat Guru dapat melakukan penilaian sebelum pembelajaran.
Sebelum pembelajaran dimulai, Sahabat Guru dapat memberi penilaian sebelum
pembelajaran. Sahabat Guru dapat menggunakan pertanyaan berikut atau dapat
memodiikasinya sesuai dengan kondisi peserta didik dan lingkungan di sekitar.
Contoh pertanyaan: “Apakah kalian pernah menonton pentas?”.
Bab I Mengenal Dunia Teaterr 27
B a b I Me n ge n a l D u n i a T e a t e 2 7