Page 22 - E-MODUL PASTRY DAN BAKERY “SWEET BREAD” PROGRAM KEAHLIAN KULINER
P. 22
Kompoonen utama dalam shortening adalah lemak
yang berfungsi untuk pemutus ikatan gluten, sehingga
tekstur roti akan menjadi lebih lembut. Jumlah pemakaian
shortening berkisar 2-6%. Pemakaian yang berlebihan akan
memperlambat fermentasi Jenis shortening dalam
pembuatan roti adalah margarin dan mentega (Astuti, N. dan
Pangesti, T. Buku Ajar Bab IV Sweet Bread,)
Gambar 5. Lemak
Sumber: Dokumentasi pribadi, 2024
g. Garam
Garam salah satu komponen dalam pembuatan roti
manis, yang memiliki rasa asin dan berbentuk butiran. Garam
berfungsi mengatur dan membangkitkan rasa pada setiap
bahan-bahan yang tercampur dalam adonan, disamping
membantu mendorong aroma harum pada roti. Selain itu
garam berfungsi sebagai penyeimbang ketika proses
pengembangan pada adonan berlangsung agar tidak
berlebih. Garam mempunyai fungsi yang lebih penting
daripada sekedar memperbaiki rasa. Adonan tanpa garam
akan menjadi lengket dan agak basah sehingga sukar
dipegang (The culinary institute of America,1946 ).
Peran garam di dalam adonan adalah menstabilkan
gluten dan memungkinkan toleransi yang lebih baik pada
proses fermentasi. Garam secara tidak langsung
mempengaruhi warna roti, karena garam menghentikan ragi
mengkonsumsi gula yang berada di dalam adonan. Jika
tidak ada garam yang ditambahkan dalam adonan maka
hasilnya kulit akan terlihat sangat pucat dan terjadi
22