Page 25 - Pendidikan Pancasila SMP Kelas VII
P. 25
negara seperti yang dikehendaki oleh Radjiman Wedyodiningrat. Berikut
beberapa pandangan Mohammad Yamin, Supomo, dan Ir. Sukarno dalam
sidang BPUPK.
a. Mohammad Yamin
Dalam sidang BPUPK Mohammad Yamin tidak secara khusus menyam-
paikan rumusan dasar negara. Beliau hanya mengusulkan tiga dasar, yaitu
sebagai berikut.
1) Permusyawaratan
2) Perwakilan
3) Kebijaksanaan (rationalism)
Sumber: https://bit.ly/3SbUSuy
? Wawasan Kewarganegaraan Gambar 1.7 Mohammad Yamin
Mohammad Yamin lahir pada tanggal 24 Agustus 1903 di Sawahlunto, Sumatra Barat. Yamin merupakan pahlawan
nasional, budayawan, dan aktivis hukum terkenal di Indonesia. Mohammad Yamin memiliki pendidikan yang lengkap.
Pendidikannya dimulai ketika beliau bersekolah di Hollands Inlandsche School (HIS). Beliau juga mendapat pendidikan di
sekolah guru. Mohammad Yamin juga mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Pertanian Bogor, Sekolah Dokter
Hewan Bogor, Algemene Middelbare School (AMS), hingga sekolah kehakiman (Recht Hogeschool) Jakarta.
Mohammad Yamin termasuk salah satu pakar hukum dan juga merupakan penyair terkemuka angkatan Pujangga
Baru. Beliau banyak menghasilkan karya tulis pada dekade 1920 yang sebagian dari karyanya menggunakan bahasa
melayu. Karya-karya tulis Mohammad Yamin diterbitkan dalam jurnal Jong Sumatra. Beliau juga merupakan salah satu
pelopor puisi modern. Mohammad Yamin banyak menulis buku sejarah dan sastra yang cukup dikenal, yaitu Gajah
Mada (1945), Sejarah Peperangan Diponegoro, Tan Malaka (1945), Tanah Air (1922), Indonesia Tumpah Darah (1928),
Ken Arok dan Ken Dedes (1934), Revolusi Amerika (1951).
Mohammad Yamin juga merupakan anggota BPUPK dan anggota Panitia Sembilan yang berhasil merumuskan Piagam
Jakarta. Piagam Jakarta ini merupakan cikal bakal dan merupakan dasar dari terbentuknya UUD NRI Tahun 1945 dan
Pancasila. Tercatat Mohammad Yamin juga pernah diangkat sebagai anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).
Setelah Indonesia merdeka, Mohammad Yamin banyak duduk di jabatan-jabatan penting negara, di antaranya
adalah menjadi anggota DPR sejak tahun 1950; Menteri Kehakiman (1951–1952); Menteri Pengajaran, Pendidikan, dan
Kebudayaan (1953–1955); Menteri Urusan Sosial dan Budaya (1959–1960); Ketua Dewan Perancang Nasional (1962);
dan Ketua Dewan Pengawas IKBN Antara (1961–1962).
Mohammad Yamin wafat pada tanggal 17 Oktober 1962 di Jakarta dan dimakamkan di Desa Talawi, Kabupaten
Sawahlunto, Sumatra Barat. Beliau wafat ketika menjabat sebagai Menteri Penerangan. Mohammad Yamin dianugerahi
gelar pahlawanan nasional pada tahun 1973 sesuai dengan Surat Keputusan Republik Indonesia Nomor 088/TK/1973.
Sumber: https://bit.ly/46IXCnu
b. Supomo
Adapun pandangan Supomo yang disampaikan dalam sidang pertama
BPUPK pada tanggal 31 Mei 1945 mengenai tiga paham atau teori tentang
negara, yaitu sebagai berikut.
1) Teori Individualisme
Negara merupakan masyarakat hukum yang disusun berdasarkan atas
kontrak (perjanjian) antara seluruh individu dalam masyarakat. Paham
ini merupakan induk dari liberalisme dan kapitalisme.
Bab I Sejarah Kelahiran Pancasila sebagai Dasar Negara 11