Page 30 - Pendidikan Pancasila SMP Kelas VII
P. 30
Inisiatif Ir. Sukarno yang berupa pembentukan
Panitia Sembilan menjadi sebuah peristiwa penting
yang tercatat dalam sejarah berdirinya negara Indone-
sia. Pada 22 Juni 1945, rancangan preambule (pembu-
kaan) hukum dasar hasil diskusi dan kompromi para
anggota Panitia Sembilan kemudian ditandatangani
oleh semua anggota. Oleh Ir. Sukarno rancangan
pembukaan tersebut diberi nama Mukadimah, oleh
Mohammad Yamin disebut Piagam Jakarta, dan
oleh Sukiman Wirjosandjojo disebut Gentlemen’s
Agreement.
Coba kalian cermati isi rumusan Piagam Jakarta
disamping! Pada alinea terakhir rumusan Piagam
Jakarta terdapat rumusan tentang dasar negara.
Rumusan dasar negara tersebut merupakan hasil
kompromi dan konsensus para tokoh Panitia Sembi-
lan. Hasil kompromi dan konsensus tersebut adalah
penyempurnaan terhadap urutan dan redaksional
rumusan Pancasila versi 1 Juni 1945 (usulan Ir. Su-
karno). Penyempurnaan tersebut terjadi dalam hal-hal
sebagai berikut.
a. Prinsip ketuhanan dipindah dari sila terakhir (sila
kelima) menjadi sila pertama dengan ditambah
dengan anak kalimat sebanyak tujuh kata, yaitu
“dengan kewajiban menjalankan syariat Islam
bagi pemeluk-pemeluknya”. Menurut Moham-
mad Hatta perubahan ini adalah perubahan prin-
sip ketuhanan dari posisi pengunci (di sila kelima)
Sumber: https://bit.ly/47frTuK
Gambar 1.12 Naskah Piagam Jakarta menjadi posisi pembuka (sila pertama). Dengan
perubahan ini maka fundamen moral menjadi
landasan dari fundamen politik, yaitu negara dan politik mendapat
dasar moral yang kuat, yaitu dasar ketuhanan.
b. Prinsip internasionalisme atau peri kemanusiaan tetap diposisikan pada
sila kedua dengan perubahan redaksi menjadi Kemanusiaan yang adil
dan beradab.
c. Prinsip kebangsaan Indonesia, selain berubah posisi dari sila pertama
menjadi sila ketiga juga mengalami perubahan redaksi menjadi Per-
satuan Indonesia.
d. Prinsip mufakat atau demokrasi, selain berubah posisi dari sila ketiga
menjadi sila keempat juga mengalami perubahan redaksi menjadi
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permu-
syawaratan/perwakilan.
e. Prinsip kesejahteraan sosial, selain mengalami perubahan posisi dari
sila keempat menjadi sila kelima, juga berubah redaksinya menjadi
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
16 Pendidikan Pancasila SMP/MTs Kelas VII