Page 29 - Pendidikan Pancasila SMP Kelas VII
P. 29
Mr. Prof. Drs. Mohammad Mr. A.A. Maramis Raden Abiskusno
Mohammad Hatta Tjokrosujoso
Yamin
Ir. Sukarno
Abdul Kahar H. Agus Salim KH. Wachid Mr. Ahmad
Muzakir Hasjim Subardjo
Sumber: https://bit.ly/46ZCARl
Gambar 1.11 Panitia Sembilan
Pembentukan Panitia Sembilan oleh Ir. Sukarno merupakan sebuah
terobosan yang dilatarbelakangi oleh dua alasan, yaitu sebagai berikut.
a. Ir. Sukarno sadar bahwa persatuan bangsa Indonesia menjadi kata kunci
yang sangat penting dalam upaya untuk mewujudkan kemerdekaan
Indonesia. Pada kenyataannya, masih ada pihak-pihak dalam tubuh
BPUPK yang kurang setuju dengan konsep Pancasila 1 Juni 1945. Oleh
karena itu, Ir. Sukarno ingin membuka ruang diskusi yang ditindak-
lanjuti dengan penyusunan rumusan yang dapat diterima oleh semua
pihak.
b. Ir. Sukarno melihat bahwa formalitas yang cenderung resmi dan
kaku sengaja dilakukan oleh pihak Jepang karena pihak Jepang ingin
memperlambat proses kemerdekaan Indonesia. Berdasarkan rancangan
Jepang, tugas BPUPK hanyalah sebatas melakukan penyelidikan me-
ngenai persiapan kemerdekaan Indonesia. Adapun kewenangan untuk
menyusun dan menetapkan UUD berada pada PPKI. Sikap Jepang
harus disikapi secara cerdas dengan usaha mempercepat kemerdekaan
dengan mengurangi risiko sekecil mungkin. Sikap cerdas dan cepat
tersebut terlihat dari upaya Ir. Sukarno yang didukung oleh tokoh
pendiri bangsa yang lain untuk melakukan inisiatif loncatan langkah
cerdas dalam tubuh BPUPK sehingga BPUPK kemudian melam-
paui kewenangan yang telah ditetapkan oleh Jepang. Selain berhasil
merumuskan hukum dasar (UUD), ternyata BPUPK melalui panitia
informal, yaitu Panitia Sembilan telah berhasil pula merumuskan dasar
negara Indonesia.
Bab I Sejarah Kelahiran Pancasila sebagai Dasar Negara 15