Page 27 - Pendidikan Pancasila SMP Kelas VII
P. 27
3. Piagam Jakarta
Sebagai langkah tindak lanjut menanggapi berbagai pandangan dan usulan
mengenai dasar negara yang dikemukakan oleh para anggota BPUPK maka
pada masa akhir sidang pertama, Ketua BPUPK membentuk sebuah panitia
kecil yang dipimpin oleh Ir. Sukarno. Panitia kecil ini dikenal dengan Panitia
Delapan karena anggotanya berjumlah delapan orang. Anggota Panitia
Delapan adalah Sukarno, Mohammad Hatta, Mohammad Yamin, A.A.
Maramis, M. Sutardjo Kartohadikusumo, Otto Iskandar Dinata (golongan
kebangsaan), Ki Bagus Hadikusumo, dan K.H. Wachid Hasjim (golongan
Islam).
Panitia Delapan memiliki dua tugas penting. Pertama, menyusun
rumusan dasar negara yang dapat disetujui oleh semua pihak dan golongan.
Materi utama yang dibahas oleh panitia kecil tersebut adalah pidato Ir.
Sukarno dengan ditambah usulan dari anggota BPUPK yang lain. Kedua,
mengumpulkan berbagai usulan dari para anggota BPUPK yang akan dibahas
pada masa sidang berikutnya (sidang kedua BPUPK tanggal 10–17 Juli 1945).
Ir. Sukarno, dalam kedudukannya sebagai ketua panitia kecil, kemudian
melakukan berbagai inisiatif di luar kerangka formalitas (resmi) BPUPK.
Inisiatif yang diambil Ir. Sukarno tersebut dilakukan pada masa reses (masa
di luar masa sidang). Beberapa inisiatif yang dilakukan Ir. Sukarno adalah
sebagai berikut.
a. Sukarno memanfaatkan masa persidangan ke-8 Chuo Sangi In (Dewan
Pertimbangan Pusat) pada 18–21 Juni 1945 untuk mengadakan perte-
muan membahas berbagai hal yang berhubungan dengan tugas-tugas
panitia kecil. Sebanyak 47 orang diundang untuk hadir dalam pertemuan
tersebut. Undangan sebanyak 47 orang tersebut terdiri atas 32 anggota
Chuo Sangi In yang merangkap anggota BPUPK ditambah 15 anggota
BPUPK yang bukan anggota Chuo Sangi In yang tinggal di Jakarta.
Namun, ternyata yang bisa hadir hanya 38 orang saja.
Beberapa hal yang berhasil diformulasikan dalam
pertemuan ini adalah sebagai berikut.
1) Indonesia merdeka secepatnya.
2) Dasar negara.
3) Bentuk negara Uni atau Federasi.
4) Daerah negara Indonesia.
5) Badan perwakilan rakyat.
6) Badan penasihat.
7) Bentuk negara dan kepala negara.
8) Soal pembelaan negara. Sumber: https://bit.ly/471kHS3
9) Soal keuangan. Gambar 1.10 Gedung Chuo Sangi In yang kini dikenal dengan
sebutan Gedung Pancasila
Bab I Sejarah Kelahiran Pancasila sebagai Dasar Negara 13