Page 30 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 30
pangkalnya. Dinding sporangium terdiri atas beberapa lapis sel. Sporangium membuka
dengan dua katup menurut suaru retak yang telah tampak dari susunan anatomi sel –selya.
Sesudah 6 atau 7 tahun spora itu baru berkecambah, meghasilkan badan yang terdiri dari 5
sel, yang semula mendapat makanan dari cadangan di dalam spora. Sesudah mengalami
waktu istirahat, baru badan itu berkembang terus, jika dalam sel – selnya yag sebalah bawah
dimasuki hifa cendawan yang berkelakua sebagai mikoriza, jadi untuk perkembangan
protalium harus ada simbiosis dan mikoriza.
Protalium hidup di dalam tanah, berbentuk seperti umbi kecil, keputih – putihan dan
bersifat saprofit. Baru sesudah 12 0 15 tahun, alat – alat kelaminnya menjadi masak, sehingga
umur protalium itu dapat sampai 20 tahun. Jika protalium muncul di atas tanah, lalu
membentuk kloroplas dan warnanya mejadi hijau. Protalium itu berumah satu alat – alat
kelaminnya terdapat pada bagian apikal. Anteridium terbenam dalam jaringan protalium dan
terdiri atas banyak sel, tiap sel anteridium (selain dindingnya) menghasilkan spermatozoid
berbentuk jorong, masing – masing mempunyai dua bulu cambuk.
Zigot mula – mula dengan suatu dinding dasar yang melintang membelah menadi dua
sel. Yang bawah mula – mula mebagi diri menjadi 4 kuadran kemudian menjadi oktan dan
selanjutnya menjadi embrio atau suspensor. Jadi embrio itu tidak menghadap leher
arkegonium mnjadi pendukung embrio atau suspensor. Jadi embrio itu tidak mnghadap ke
leher arkegonium. Letak embrio yang demikian itu disebut endoskopik. Di daerah tropika
banyak pula terdapat warga Lycopodium, diantaranya ada yang hidup sebagai epifit misalnya
L. Nummularfolium.
Yang banyak di kenal di Indonesia adalah :
- L.cernuum, di jawa barat banyak digunkaan dalam pembuatan karangan bunga.
- L.clavatuan, yang sporanya dikumpulkan sebagai serbuk licopodium (pulvis
lycopodii) yang dipergunakan sebagai pembalut pil agar tidak lengket satu sama lain
dan juga digukana dalam percobaan Kundt untuk mengukur panjang gelombang
suara.
Sisa – sisa Lycopodiinae yang telah fosil antara lain ialah :
- Drepanophycus spinaeforms, merupakan tumbuhan darat yang tertua bagi eropa.
- Protolepidodendrom scharyanum, pada ujung cabang – cabangnya terdapat daun –
daun yang menggarou. Sporangium terdapat pada sisi atas daun.
Pada kedua jenis tersebut sporofil belum terkumpul menjadi rangkaian sporofil
(bunga). Sublepidodendraceae dan Archaeosigillariaceae mempunyai daun – daun yang
29

