Page 52 - 5f871381b4cd9c6426e115cd17c3ac43
P. 52
28 | Kekinian Keanekaragaman Hayati Indonesia 2014
Foto: Rahajoe 2013
Gambar 13. Hutan Kerangas di Desa Bawan Kabupaten Pulang Pisau,
Kalimantan Tengah
lebih rendah dibandingkan tipe hutan tropik ferruginea, Dipterocarpus elongatus, Cotylelobium
lainnya. lanceolatum, dan Vatica umbonata (Rahajoe in
Untuk adaptasi terhadap kondisi tanah prep). Jumlah jenis tumbuhan hutan kerangas
yang kurang subur, banyak jenis tumbuhan di Desa Bawan (Kabupaten Pulang Pisau,
yang mampu mengambil unsur hara melalui Kalimantan Tengah) kurang dibandingkan
bantuan Rhizobium pada sistem perakaran- dengan di Lahei (Kalimantan Tengah) yang
nya, seperti Gymnostoma nobile. Ada pula tercatat 121 jenis tumbuhan dengan 3 jenis
beberapa jenis tumbuhan yang bersimbiosis utama yang mendominasi adalah Calophyllum
dengan semut untuk mendapatkan nutrisi spp., Dipterocarpus borneensis, dan Cotylelobium
yang dibutuhkan, misalnya Mymecophytes lanceolatum (Miyamoto et al. 2003). Menurut
termasuk Myrmecodia spp. dan Hydnophytum Rautner et al. (2002), terdapat 123 jenis
spp. Jenis Nepenthes spp., Drosera spp., dan tumbuhan yang tercatat di hutan kerangas
Utricularia spp. merupakan tumbuhan karni- di Kalimantan. Jumlah ini lebih kecil diban-
vora yang mampu menangkap serangga dan dingkan hutan dipterokarpa yang tumbuhan
mendegradasinya untuk pertumbuhannya. penyusunnya mencapai 214 jenis per hektare.
Hutan kerangas mudah dibedakan Meskipun demikian, setelah lima tahun
dengan hutan pamah lainnya di Borneo kebakaran di hutan kerangas di wilayah Ta-
dengan komposisi jenis, struktur, dan warna man Nasional Danau Sentarum, Kalimantan
yang berbeda (Gambar 13). Hutan kerangas Timur, berkembang jenis pionir seperti
dicirikan salah satunya adalah jumlah jenis Bellucia pentamera, Alstonia scholaris, Vernonia
tumbuhannya sedikit dan kanopinya sera- arborea, Glochidion zeylanicum, Macaranga
gam. Tercatat ada 48 jenis pohon penyusun gigantea, Breynia virgata, Cratoxylum formosum,
hutan kerangas di Desa Bawan, dengan jenis Melastoma polyanthum, Ficus schwarzii, F.
yang umum dijumpai adalah Calophyllum cf. variegata, Nauclea orientalis, Artocarpus cf.
calcicola, Stemonurus secundiflorus, Ternstroemia rigidus, Neonauclea excelsa, dan Vitex pinnata
aneura, Hopea ferruginea, dan Neoscortechinia (Onrizal et al. 2005).
kingii. Dari hasil survei tersebut, tercatat Telah diakui bahwa jenis tumbuhan
11 jenis dari suku Dipterocarpaceae, yaitu penyusun hutan kerangas sedikit jumlahnya
Shorea rugosa, S. scaberrima, S. brunnescens, S. sehingga hutan ini umumnya juga mempu-
materialis, S. teysmaniana, S. beccariana, Hopea nyai jumlah jenis fauna yang rendah. Di hutan

