Page 57 - 5f871381b4cd9c6426e115cd17c3ac43
P. 57

Keanekaragaman Ekosistem  | 33








































            Foto: Rahmadi 2007
            Gambar 15. Gua Kalepale di Pulau Waigeo, Papua dengan ornamen gua yang sangat indah



            Keduanya memiliki keadaan lingkungan          perguaan ada dua macam, yaitu vertikal dan
            yang berbeda (Tabel 5) tetapi saling terkait.   horizontal. Walaupun tidak jarang di dalam
                                                          satu gua terdapat lorong kombinasi, baik
                                                          yang vertikal, horizontal, lurus, berkelok-
            Eksokarst                                     kelok atau bahkan bertingkat. Morfologi gua
            Pada eksokarst (lapisan batuan kapur per-     menjadi faktor utama dan sangat menentu-
            mukaan) atau disebut juga ekosistem batu      kan ekosistem di dalam gua. Oleh karena
            kapur (Kartawinata 2006) dapat dijumpai       itu, gua dikenal memiliki ekosistem spesifik
            vegetasi  dengan  angka  keanekaragaman       dan tertutup yang sangat berbeda dengan tipe
            yang kurang dibandingkan tipe ekosistem       ekosistem lainnya. Ekosistem di dalam gua
            terestrial lainnya. Keadaan biota eksokarst,   secara garis besar dapat dibedakan menjadi
            terutama vegetasi, berpengaruh terhadap       empat zona (Gambar 16) walaupun batas
            ekosistem di dalam perut bumi. Sejauh ini     antar zona tidaklah mutlak terlihat, yaitu.
            data vegetasi kawasan karst yang tersedia
            secara rinci baru dari Karst Maros-Pangkep    1) Zona terang, dapat dijumpai fauna yang
            (Ahmad 2011), Gunung Sewu (Hadisusanto           cukup bervariasi dengan populasi cukup
            2012), Nusakambangan (Partomihardjo et           tinggi dan masih banyak dijumpai jenis
            al., 2001; Partomihardjo & Prawiroatmodjo        dari luar gua.
            2003), dan Gombong Selatan (Riswan et al.     2) Zona peralihan, sejumlah jenis umum
            2006). Sebaliknya, data fauna eksokarst cukup    masih dapat dijumpai dan sebagian masih
            banyak tersedia.                                 berhubungan dengan dunia luar gua.
                                                          3) Zona gelap, dihuni oleh jenis yang sudah
                                                             beradaptasi terhadap lingkungan gua dan
            Endokarst                                        tidak pernah berhubungan dengan dunia
            Gua merupakan bagian dari endokarst dan          di luar gua.
            setiap gua memiliki ornamen yang berbeda      4) Zona gelap total, zona stagnan ini memiliki
            yang pada umumnya adalah mengagum-               kelembapan 100%, hanya sedikit terjadi
            kan (Gambar 15). Secara garis besar sistem       perubahan, tetapi dapat mempunyai
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62