Page 58 - MAJALAH TUNAS 1-2020
P. 58
PR
OFIL
PROFIL GURU
GUR
U
Suci Salfiyani, S.Pd.
Guru SDN Patalan 1, Wonokerto, Probolinggo, Jawa Timur
Juara 2 Anugerah Konstitusi 2019
Bulan Nila
Digital
angga luar biasa yang dirasakan Suci Selfiyani, S.Pd, tua. “Pembiasaan tersebut harus sesuai dengan nilai-nilai
guru SDN Patalan 1, Wonokerto, Probolinggo, Jawa Pancasila dari sila pertama sampai kelima, diantaranya
BTimur. Pada Grand Final Anugerah Konstitusi (AK) sholat lima waktu, melakukan kegiatan manusia, cinta
2019 menempatkan perempuan ini sebagai finalis terbaik tanah air, bermusyawarah, dan bersikap adil,” katanya.
kedua. Berkat anugerah itu, ia berkesempatan berjabat
Bulan Nila Digital, katanya merupakan upaya lebih
tangan dengan Ketua MK, Dr. Anwar Usman, SH., MH dan
maju pada abad 21 ini dengan mengembangkan media
mantan ketua MK, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H.
TIK menggunakan metode simulasi. Bulan Nila Digital
“Bangga bisa berjabat tangan dan berfoto dengan pejabat
merupakan singkatan dari Buku Amalan Nilai-nilai Pancasila
tinggi negara. Apalagi waktu menjawab pertanyaan mereka
yang dibuat dari Google form. Pembuatannya mudah
menyaksikan, sedikit grogi tapi alhamdulillah bisa menjawab
sehingga guru lainnya dapat membuat untuk murid-
dengan lancar, “katanya.
muridnya. Apabila ada murid yang tidak punya HP atau
Pada tahap penilaian akhir, Suci mmpersembahkan kuota internet bisa mengisi buku amalan secara manual
Bulan Nilai Digital sebagai Media Peningkatan Budi Pekerti di buku yang sudah disediakan. Setelah mengisi peserta
Siswa. Gagasan ini ia tuangkan hasil pengamatannya didik mengambil lambang pada setiap sila di kotak amalan
terhadap budi pekerti siswanya yang masih kurang. Apalagi Pancasila kemudian meletakkan di Istana Konstitusi serta
pada jaman sekarang ini, peserta didik lebih suka melihat dapat disimulasikan di kelas kegiatan yang dilakukan oleh
game atau permainan ekstrim. Tidak sedikit pula yang peserta didik. “Hasil dari pembiasaan melalui bulan nila
melihat sinetron atau youtube yang mengandung banyak digital ini dapat meningkatkan budi pekerti peserta didik
konten kekerasan. “Konten-konten negatif seperti itu pada pembelajaran kurikulum 13, peserta didik dapat
mudah bisa dilihat dari HP masing-masing. Ini menimbulkan bermain peran, menjadi Duta Pancasila serta berlomba-
keresahan bagi saya,” katanya. lomba melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-
hari baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan
Untuk itu sebagai pendidik, Suci memberikan nilai-
nilai pengamalan sehingga peserta didik mulai kecil masyarakat.
mempunyai budi pekerti yang baik. Salah satunya adalah
melakukan pembiasaan sejak dini. Pembiasaan ini harus
rutin dilakukan setiap hari diketahui oleh pendidik dan orang MUKTI ALI
58

