Page 79 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 79
gambar, ini disimbolkan dengan balok es
berisi tumpukan kertas laporan lama yang
mulai dilelehkan.
2. Zona 2: Change (Bergerak Menuju Inovasi)
Setelah tim sadar akan pentingnya perubahan,
mereka memasuki zona transisi. Di sinilah peran
"Koalisi Penggerak" menurut Kotter (1996)
menjadi krusial.
a. Praktik KT: Melalui Individualized
Consideration, pemimpin merangkul
koordinator program dan staf senior sebagai
agen perubahan. Mereka didorong untuk
mencoba ide baru, seperti penggunaan alur
pelayanan digital atau sistem antrean baru.
b. Tujuan: Memberikan ruang bagi tim untuk
bereksperimen, berdiskusi aktif, dan
menemukan solusi yang paling pas dengan
kondisi lapangan di Puskesmas.
3. Zona 3: Refreeze (Membekukan Budaya Mutu
Baru)
Tahap terakhir adalah memastikan inovasi yang
berhasil tidak hilang begitu saja dan menjadi
kebiasaan permanen.
a. Praktik KT: Pemimpin menginstitusikan
praktik terbaik tersebut menjadi Standar
Prosedur Operasional (SOP) resmi dan
budaya organisasi.
76

