Page 232 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 232
(2) Kelompok eksperimen belajar menggunakan chatbot
CEMARA selama 3 sesi (topik “Perubahan Zat”, “Sistem Tata
Surya”, dan “Energi dan Perpindahannya”).
(3) Kelompok kontrol belajar dengan metode konvensional
(ceramah dan buku teks).
(4) Setelah sesi selesai, Post-test diberikan kepada kedua
kelompok.
c) Tahap Analisis dan Evaluasi
(1) Mengumpulkan dan menganalisis hasil tes dan angket.
(2) Mengidentifikasi perbedaan peningkatan pemahaman literasi
sains antara kelompok eksperimen dan kontrol.
(3) Menarik kesimpulan dan menyusun laporan akhir penelitian.
3.8 Teknik Analisis Data
a) Analisis Data Kuantitatif
Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan
inferensial, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
(1) Uji Normalitas dan Homogenitas
Tujuannya untuk memastikan data memenuhi syarat analisis
parametrik.
(2) Uji-t (Independent Sample t-test)
Tujuannya untuk menguji perbedaan signifikan antara nilai post-
test kelompok eksperimen dan kontrol.
(3) N-Gain Score
Tujuannya untuk mengetahui tingkat peningkatan (gain) literasi
sains setelah perlakuan.
(4) Rumus N-Gain (Hake, 1998):
N-Gain = (Post-Pre)
(100-Pre)
Kriteria:
Tinggi (g > 0.70)
Sedang (0.30 ≤ g ≤ 0.70)
Rendah (g < 0.30)
b) Analisis Angket
Hasil angket respon siswa dianalisis menggunakan statistik deskriptif
persentase, untuk mengetahui persepsi terhadap kemudahan, manfaat,
dan efektivitas chatbot CEMARA.
3.9 Validitas dan Reliabilitas Instrumen
a) Validitas isi dilakukan dengan konsultasi kepada dosen ahli bidang
pendidikan sains dan teknologi pembelajaran.
b) Validitas empiris diuji melalui korelasi item dengan skor total
menggunakan Product Moment.
c) Reliabilitas diuji dengan Cronbach’s Alpha, dan instrumen dianggap
reliabel jika α > 0,7.
13

