Page 236 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 236
interaktif terbukti diterima dengan baik oleh siswa dan mendukung proses
belajar yang lebih aktif dan partisipatif.
4.1.3 Keterlibatan dan Interaksi Belajar
Aspek keterlibatan dan interaksi belajar berfokus pada sejauh mana
siswa aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran menggunakan
chatbot “CEMARA”.chatbot “CEMARA” berperan efektif dalam
meningkatkan keterlibatan dan interaksi belajar siswa, karena mampu
menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan
berpusat pada peserta didik.
Tabel 5. Statistik Keterlibatan dan Interaksi Belajar
Statistik Q5 Q6 Q7 Q8
Frekuensi Skor 1 0 0 0 0
Frekuensi Skor 2 0 0 0 0
Frekuensi Skor 3 3 3 2 4
Frekuensi Skor 4 21 22 20 17
Frekuensi Skor 5 6 5 8 9
Total Responden (n) 30 30 30 30
Persentase Skor 1 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%
Persentase Skor 2 0,0% 0,0% 0,0% 0,0%
Persentase Skor 3 10,0% 10,0% 6,7% 13,3%
Persentase Skor 4 70,0% 73,3% 66,7% 56,7%
Persentase Skor 5 20,0% 16,7% 26,7% 30,0%
Mean (Rata-rata) 4,10 4,07 4,20 4,17
Standar Deviasi (SD) 0,55 0,52 0,55 0,65
Kategori Interpretasi Setuju Setuju Setuju Setuju
Keterangan:
Q = Question (pertanyaan)
(1) = Skala linkert; Sangat tidak setuju
(2) = Skala linkert; Tidak setuju
(3) = Skala linkert; Ragu-ragu
(4) = Skala linkert; Setuju
(5) = Skala inkert; Sangat setuju
Berdasarkan hasil analisis deskriptif pada Tabel 5, diperoleh nilai
rata-rata (mean) antara 4,07 hingga 4,20 dengan kategori “Setuju” pada
seluruh butir pernyataan. Hal ini menunjukkan bahwa responden memiliki
tingkat keterlibatan dan interaksi belajar yang tinggi melalui penggunaan
media chatbot.
Penelitian ini sejalan dengan pandangan Vygotsky (1978) dalam
teori Social Constructivism, yang menekankan pentingnya interaksi sosial
sebagai faktor utama dalam proses pembelajaran. Chatbot yang
dirancang dengan baik berfungsi sebagai mitra belajar virtual yang
memungkinkan terjadinya pertukaran informasi dan umpan balik secara
langsung, sehingga memperkuat konstruksi pengetahuan peserta.
Selain itu, menurut Moore (1989) dalam konsep Interaction Theory,
keberhasilan pembelajaran daring sangat dipengaruhi oleh tiga bentuk
interaksi, yaitu interaksi peserta dengan materi, dengan pengajar, dan
dengan media pembelajaran. Dalam konteks penelitian ini, chatbot
berperan sebagai media interaksi yang mampu menstimulasi keterlibatan
17

