Page 234 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 234
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
Menurut Sugiyono (2022), penelitian eksperimen semu digunakan
ketika peneliti tidak memiliki kontrol penuh terhadap variabel bebas,
namun tetap ingin melihat hubungan sebab-akibat. Dengan demikian,
penelitian ini membandingkan hasil belajar antara kelompok eksperimen
(menggunakan chatbot CEMARA) dan kelompok kontrol (menggunakan
metode konvensional).
4.1.1 Deskripsi Responden
Penelitian ini melibatkan 30 responden siswa kelas VIII Madrasah
Tsanawiyah 6 Jakarta yang terdiri dari kelas VIII A dan VIII B. Responden
berada pada rentang usia 13–14 tahun dan terbagi secara merata ke
dalam kelas eksperimen dan kontrol sesuai desain penelitian. Deskripsi
responden dapat dilihat pada Tabel 3 dibawah ini.
Tabel 3. Deskripsi Responden Penelitian
Frekuensi Persentase
Kategori Sub-Kategori Mean Median (f) (%)
Usia 13 Tahun 13,43 13 17 56,7%
14 Tahun 13,43 13 13 43,3%
Kelas VIII A - - 18 60%
VIII B - - 12 40%
Perlakuan Eksperimen - - 15 50%
Kontrol - - 15 50%
Penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas VIII dari MTs, yang terbagi
ke dalam kelas VIII A dan VIII B, dengan usia mayoritas 13 tahun (56,7%)
dan sisanya 14 tahun (43,3%), serta distribusi rata pada kelompok
eksperimen dan kontrol. Karakteristik usia ini menunjukkan bahwa
responden berada pada tahap operasional formal menurut Piaget (1952),
sehingga mereka mampu berpikir logis dan abstrak, mendukung
pemahaman konsep pembelajaran interaktif. Penggunaan Chatbot
CEMARA sebagai media pembelajaran interaktif dipilih karena terbukti
efektif meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar, sesuai
dengan temuan Winkler dan Söllner (2018) yang menyatakan bahwa
chatbot adaptif dapat mempersonalisasi pengalaman belajar.
Selain itu, Fadhil dan Gabrielli (2020) menunjukkan bahwa chatbot
pendidikan mendukung pembelajaran mandiri dan memberikan umpan
balik instan, sehingga siswa dapat belajar sesuai kecepatan dan
kebutuhan masing-masing. Dengan distribusi kelas dan perlakuan yang
seimbang, penelitian ini memungkinkan analisis perbandingan hasil
belajar secara adil, sekaligus menilai efektivitas CEMARA dalam
mendukung pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.
4.1.2 Kemudahan Penggunaan Chatbot
Mayoritas siswa menilai Chatbot CEMARA mudah digunakan
dengan skor rata-rata 4,00–4,27, menunjukkan penerimaan yang tinggi
terhadap media pembelajaran ini. Temuan ini didukung oleh Winkler &
15

