Page 444 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 444
Batas atas dan bawah kesepakatan (±1,96 SD) menunjukkan bahwa selisih
hasil kedua metode masih berada dalam kisaran yang dapat diterima (<15%), sesuai
standar praktis untuk monitoring energi atlet. Hal ini mengindikasikan bahwa
smartwatch cukup akurat dalam memperkirakan pengeluaran energi, meskipun
cenderung memberikan nilai sedikit lebih rendah dibandingkan perhitungan
manual.
Dengan demikian, integrasi metode MET berbasis smartwatch dapat
digunakan sebagai alat monitoring praktis dan real-time pada atlet futsal remaja,
tanpa mengorbankan validitas hasil secara signifikan.
Gambar 5. Histogram dan Scatter Plot
Analisis histogram menunjukkan perbedaan (Manual vs Smartwatch) relatif
simetris dengan rata-rata +10 kkal, sehingga variasi antar metode kecil dan tanpa
penyimpangan yang berarti. Hal ini sejalan dengan Bland-Altman plot yang tidak
memperlihatkan bias sistematis signifikan.
Analisis scatter plot antara hasil manual dan smartwatch juga
memperlihatkan titik data dekat dengan garis kesetaraan, menandakan konsistensi
keduanya. Walaupun pada beberapa kasus smartwatch sedikit lebih rendah,
perbedaan tersebut masih dalam batas wajar.
Secara keseluruhan, kedua grafik mendukung bahwa estimasi smartwatch
valid dan praktis dibanding metode manual berbasis MET, sehingga layak
digunakan untuk monitoring energi atlet futsal remaja.
27

