Page 537 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 537
butir pertanyaan Q3, Q4, dan Q5, yang menegaskan bahwa mayoritas siswa
memberikan respon sangat positif terhadap media ini.
Distribusi jawaban juga memperlihatkan bahwa lebih dari 80% responden
memberikan penilaian pada kategori setuju dan sangat setuju, sementara jumlah
responden yang memberikan jawaban ragu-ragu (skor 3) atau tidak setuju (skor 2)
relatif kecil. Tidak terdapat jawaban pada kategori sangat tidak setuju (skor 1), yang
mengindikasikan bahwa tidak ada penolakan terhadap implementasi media ini.
Secara lebih rinci, butir pertanyaan dengan nilai rata-rata tertinggi adalah Q4 (mean
= 4,52), yang berkaitan dengan persepsi siswa bahwa Story Scan Card mampu
membuat pembelajaran sejarah lebih interaktif, menyenangkan, dan mudah
dipahami. Sedangkan nilai rata-rata relatif lebih rendah ditemukan pada Q1 (mean
= 4,16), meskipun tetap berada dalam kategori positif.
Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu yang menekankan
pentingnya media berbasis teknologi dalam pembelajaran. Rahmawati (2021)
menemukan bahwa media digital interaktif dapat meningkatkan motivasi dan fokus
siswa dalam pembelajaran sejarah. Hasil ini juga konsisten dengan penelitian
Prasetyo dan Hidayat (2020) yang menunjukkan bahwa penggunaan media inovatif
memperkuat pemahaman konseptual sekaligus menumbuhkan minat siswa
terhadap materi sejarah. Selain itu, temuan penelitian ini mendukung hasil studi
Arifin (2022) yang menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran
mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan mengurangi kejenuhan
belajar.
Tabel 3. Statistik Deskripsi: Pemahaman dan Daya Ingat
Butir Mean Median Modus Min Max
Pertanyaan (Q6) 4,57 5 5 3 5
Pertanyaan (Q7) 4,55 5 5 3 5
Pertanyaan (Q8) 4,18 4 4 dan 5 2 5
Pertanyaan (Q9) 4,36 4 4 dan 5 2 5
Pertanyaan (Q10) 4,16 4 3 dan 5 3 5
Catatan: Q = Pertanyaan soal (Lampiran 1)
13

