Page 44 - Buku Referensi Employee Engagement
P. 44
yang disajikan oleh Maslow. Teori X
mengasumsikan bahwa kebutuhan tingkat rendah
mendominasi individu. Teori Y mengasumsikan
bahwa kebutuhan tingkat tinggi mendominasi
individu. McGregor sendiri menganut keyakinan
bahwa asumsi teori Y lebih sahih daripada Teori X.
MILIK PENERBIT
Oleh karena itu, ia mengusulkan ide-ide
seperti pengambilan keputusan partisipatif,
GORESAN PENA
pekerjaan yang bertanggung jawab dan menantang,
dan hubungan kelompok yang baik sebagai
pendekatan-pendekatan yang akan memaksimalkan
motivasi kerja karyawan. Sayangnya tidak ada bukti
yang mengkonfirmasikan bahwa masing-masing
rangkaian asumsi itu sahih atau bahwa menerima
asumsi Teori Y dan mengubah tindakan seorang
agar sesuai dengan asumsi itu akan mendorong
pekerja lebih termotivasi.
c. Teori Dua Faktor
Teori dua faktor (kadang-kadang disebut juga
teori motivasi-higiene) dikemukakan oleh psikolog
Frederick Herzberg. Dalam keyakinannya bahwa
hubungan individu dengan pekerjaannya merupakan
hubungan dasar dan bahwa sikap seseorang terhadap
kerja dapat sangat menentukan kesuksesan atau
kegagalan individu itu. Herzberg menelaah
pertanyaan, “apa yang diinginkan orang-orang dari
pekerjaan mereka ?” Ia meminta orang-orang untuk
menguraikan secara rinci, situasi-situasi dimana
Konsep Employee Engagement dan Penguatan Motivasi Kerja Karyawan│33

