Page 47 - Buku Referensi Employee Engagement
P. 47

5)  Herzberg  mengasumsikan  hubungn  antara
                       kepuasan  dan  produktivitas,  tetapi  metodologi
                       penelitian  yang  digunakannya  hanya  melihat
                       kepuasan dan tidak melihat produktivitas.


              MILIK PENERBIT
                         Terlepas  dari  kritik-kritik  itu,  teori  Herzberg
                   telah dibaca secara luas dan hanya sedikit manajer
                   yang    tidak   familiar   dengan    rekomendasi-
                     GORESAN PENA
                   rekomendasinya.


            2.  Teori-Teori Motivasi Kontemporer

                      Teori-teori sebelumnya dikenal baik tetapi belum
                diuji  dengan  cukup  baik.  Ada  sejumlah  teori
                kontemporer yang mempunyai satu kesamaan, masing-
                masing  mempunyai  derajat  dokumentasi  pendukung
                sahih  yang  masuk  akal.  Disebut  teori  kontemporer
                bukan berarti bahwa teori-teori ini dikembangkan baru-
                baru ini, tetapi karena teori-teori ini mewakili kondisi
                terakhir  dewasa  ini  dalam  menjelaskan  motivasi
                karyawan.
               a.  Teori ERG

                         Clayton  Alderfer  dari  Universitas  Yale
                   mengembangkan  teori  motivasi  hirarki  kebutuhan
                   Abraham Maslow menjadi lebih efektif dan efisien.
                   Piramida kebutuhan manusia yang digagas Maslow
                   diklasifikasikan menjadi tiga kategori oleh Alderfer.
                   Ketiga  tingkatan  kebutuhan  itu  adalah;  eksistensi,
                   hubungan, dan pertumbuhan. Biasa disebut sebagai




            36│ Dr. H. Badaruddin Muhdini, S.T., M.M.
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52