Page 46 - Buku Referensi Employee Engagement
P. 46
Jika kita ingin memotivasi orang pada
pekerjaannya, Herzberg menyarankan untuk
menekankan pada hal-hal yang berhubungan dengan
kerja itu sendiri atau hasil langsung yang
diakibatkannya seperti peluang promosi, peluang
pertumbuhan personal, pengakuan, tanggung jawab
MILIK PENERBIT
dan prestasi. Inilah karakteristik yang dianggap
sebagai hal yang menguntungkan secara instrinsik.
GORESAN PENA
Teori dua faktor tidaklan tanpa cacat. Kritik
terhadap teori itu antara lain adalah sebagai berikut :
1) Prosedur yang digunakan oleh Herzberg dibatasi
oleh metodologinya. Bila semuanya berlangsung
baik, orang cenderung menganggap itu berkat
diri mereka, sebaliknya mereka menyalahkan
lingkungan luar jika terjadi kegagalan.
2) Keandalan metodologi Herzberg diragukan.
Karena penilai harus melakukan penafsiran,
mungkin mereka dapat mencermati penemuan
dengan menafsirkan respon tertentu dengan cara
tertentu namun di sisi lain memperlakukan
respon lain yang serupa dengan cara berbeda.
3) Tidak ada ukuran kepuasan yang digunakan
secara keseluruhan. Dengan kata lain, seseorang
dapat tidak menyukai bagian dari pekerjaannya,
toh masih berpikir bahwa pekerjaan itu dapat
diterimanya.
4) Teori tersebut tidak konsisten dengan penelitian
sebelumnya. Teori dua faktor mengabaikan
variabel-variabel situasi.
Konsep Employee Engagement dan Penguatan Motivasi Kerja Karyawan│35

