Page 131 - E-MODUL EFK_Neat
P. 131

E-Modul
                 Etika & Filsafat Komunikasi



               mesin  mental,  yakni  pandangan  manusia  mengenai  proses

               informasi yang diibaratkan seperti komputer.
                       Secara  fisikal,  proses  komunikasi  melalui  menciptakan,

               membentuk, mentransmisikan, dan mereproduksi (produksi ulang)
               suatu  sinyal  merupakan  wilayah  teori  matemmatika  komunikasi

               Shannon  yang  juga  dikenal  dengan  sebutan  teori  informasi  atau

               teori transmisi sinyal (Ritchie, 1991). Dari perspektif teori transmisi
               sinyal,  problem  utama  komunikasi  terdapat  pada  reproducing

               pesan yang ditentukan waktu dan tempat. Dalam proses transmisi
               pesan, tidak hnaya mengenal original message, dan noise, tetapi

               ada juga encoder dan decoder.

                       Paradigma proses informasi dalam psikologi kognitif secara
               eksplisit diibaratkan seperti komputer. Komputer memperkenalkan

               serangkaian  sumber  linguistik  baru  yang  diproses  secara  tidak
               sadar untuk mendeskripsikan perilaku manusia. Hunt menyatakan

               bahwa  metafora  komputer  tidak  mengacu  pada  aspek  hardware
               yakni  perbandingan  antara  otak  manusia  dengan  rangkaian

               komputer,  melainkan  komputer  adalah  serangkaian  transformasi

               informasi dari persepsi saat itu. Dalam konteks wacana psikologi
               yang  diturunkan  dari  metafora  komputer,  tugas  utama  manusia

               bukan sekadar gagasan semu dari “berpikir”, melainkan gagasan
               tentang informasi yang kuat dan dapat dioperasikan. Dengan kata

               lain  berpikir  adalah  bagian  dari  pemrosesan  informasi.  Dari
               perspektif ini, Loftus & Loftus mengemukakan bahwa “seseorang

               dianggap  mendapatkan  informasi  terus-menerus  dari  lingkungan,

               kemudian menyimpan, memanipulasi, dan melakukan pengkodean





                                                                                   119
   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136