Page 31 - E MODUL Pastry Bakery Kelas XI
P. 31
C. FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN DALAM PEMBUATAN DANISH PASTRY
Kegagalan Kemungkinan Penyebabnya
Pastry flat (datar) dan berat. Lemak Overproofing pada suhu yang tinggi. Jumlah lipatan
mengalir keluar selama pemanggangan. kurang pada adonan/tidak dilipat secara benar, dimana
lapisan lemak terlalu tebal.
Kulit terpisah dari pastry selama Adonan tidak memiliki cukup lapisan. Lapisan lemak
pemolesan (glazing). terlalu tebal.
Pastry tidak ada lapisan atau lapisan Lemak roll-in proporsinya terlalu kecil atau lipatan
tidak jelas. terlalu banyak. Adonan tidak dilipat secara benar
(terlalu tipis), digilas tidak beraturan, sobek selama
pelipata, waktu istirahat kurang, suhu adonan terlalu
hangat.
Kulit berpori dan warna coklat tidak Adonan dikembangkan pada kelembapan yang tinggi.
seragam. Aplikasi uap selama pemanggangan dalam oven.
D. FAKTOR KEBERHASILAN DALAM PEMBUATAN DANISH PASTRY
Keberhasilan Kemungkinan penyebabnya
Pastry mengembang sempurna. Lemak tidak Overproofing pada suhu yang tepat. Jumlah
mengalir keluar selama pemanggangan. lipatan cukup, adonan dilipat secara benar.
Kulit tidak terpisah dari pastry selama pemolesan. Adonan memiliki lapisan yang cukup. Lapisan
lemak tidak terlalu tebal.
Pastry memiliki lapisan dan lapisan terlhat jelas. Menggunakan pelipatan single double single
Kulit tidak berpori dan warna coklat seragam. Saat adonan dalam proses pengembangan,
gunakan suhu kelembapan yang tepat.
27