Page 34 - E MODUL Pastry Bakery Kelas XI
P. 34

B.  BAHAN YANG DIGUNAKAN DALAM PEMBUATAN ROTI DAN FUNGSINYA

                  Bahan yang digunakan dalam pembuatan roti manis antara lain :

                  1.  Tepung terigu protein tinggi untuk menghasilkan gluten dan membentuk jaringan yang
                      elastis.

                      Gandum adalah butir utama untuk memproduksi tepung terigu yang banyak digunakan
                      oleh  industri  baking.  Tepung  putih  adalah  tepung  yang  paling  populer.  Hal  ini
                      dikarenakan bagian lain dari gandum memiliki tekstur yang keras dan tidak populer

                      dengan  masyarakat  umum.  Namun  demikian,  bagian  lain  tersebut  tidak  berarti
                      merupakan bagian yang tidak enak makan. Informasi berikut berkaitan dengan adonan

                      untuk roti dan makanan yang mengandung ragi, bukan pastry. Rata-rata kandungan
                      tepung terigu memiliki unsur-unsur berikut :
                           Pati 64 – 71%

                           Protein 9-14%
                           Gula 2 - 4%

                           Air 11 – 15 %
                           Lemak 1-2 %

                           Enzim secara alami terjadi pada tepung terigu.
                      Pati pada tepung terigu (64 – 71%), berguna untuk membentuk struktur tubuh utama
                      (kerangka)  produk  yang  dibuat,  melalui  gelatinasi  –  akibat  pemanasan  dan  terjadi

                      pengembangan.  Adanya  enzim  akan  memecah  pati  menjadi  gula  sederhana,  yang
                      akan digunakan oleh ragi/yeast sebagai sumber makanan. Kandungan protein yang
                      larut  dalam  air  berkisar  antara  9  –  14%.  Protein  yang  tidak  larut  dalam  air  dikenal

                      dengan nama gluten. Gluten terbentuk ketika protein yang tidak larut dalam air yaitu
                      glutenin dan gliadin terhidrasi dengan air. Kombinasi kedua protein ini memungkinkan

                      tepung terigu mengikat air dan menahan kelembaban di dalam stuktur gluten. Saat
                      pengembangan  adonan,  gluten  merekat  dan  menjadi  elastis  sehingga  adonan  roti
                      mengembang dan mampu menahan gas yang dihasilkan selama fermentasi. Dalam

                      adonan yang tidak difermentasi seperti pastry, struktur gluten dapat diregangkan cukup
                      panjang tanpa putus. Karakteristik gluten adalah berwarna kelabu, tidak mempunyai

                      rasa, berat dan sedikit elastis. Sifat kekuatan gluten berasal dari glutenin yang memberi
                      kekuatan, sedangkan sifat elastisitas berasal dari gliadin. Protein lain yang juga larut
                      dalam air dan terdapat pada tepung terigu sebanyak 1% - 2%, adalah albumin, globulin

                      dan  protease.  Kandungan  gula  pada  tepung  terigu  berasal  dari  sukrosa  2  –  4  %.
                      Kandungan gula tepung terigu 1.5 – 2% dengan tambahan glukosa dan dekstrosa (gula



                                                           30
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39