Page 459 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 459

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

               hipokhlorit.  Dan  sudah  terbukti  pula  penggunaan  stater  BAL  Bimo  yang  diproduksi  oleh
               industri mampu memperbaiki sifat tepung ubi kayu. Penelitian yang dilakukan oleh Subagio
               (2006), fermentasi ubi kayu menggunakan BAL dapat meningkatkan swelling power tepung.
                     BAL  yang  memiliki  sifat  tahan  hidup  pada  produk  yang  sudah  dikeringkan,
               memungkinkan untuk menggunakan jenis stater lain yang mengandung BAL. Produk yogurt
               dan ragi yang dijual dipasar memiliki potensi digunakan sebagai stater pada proses fermentasi
               tepung  ubi  jalar.  Yogurt  merupakan  produk  yang  dibuat  dari  susu  dengan  cara  fermentasi
               dengan memanfaatkan 2 BAL, yaitu Lactobacillus    acidophillus  dan        Bifidobacterium
               longum (Umam et al., 2012).
                     Ragi  tape  merupakan  jenis  stater  untuk  membuat  berbagai  macam  makanan
               fermentasi, seperti tape ketan dan tape singkong. Kandungan ragi tape umumnya terdiri dari
               kapang, khamir, dan bakteri sehingga dapat digunakan sebagai stater dalam proses fermentasi
               (Susanto dan Saneto, 1994).



               3.  Metodologi

                     Bahan  utama  yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adal  ubi  jalar  (Ipomoea  batatas)
               putih dan stater Bimo,  ragi tape, dan  yogurt plain.  Ubi jalar diperoleh dari petani di  Desa
               Pempatan,  Kecamatan  Rendang,  Kabupaten  Karangasem,  Bali.  Peralatan  yang  digunakan
               terdiri dari pisau, alat perajang, baskom besar, kotak fermentasi, dan oven.
                     Penelitian dilakukan dari bulan April sampai Juli 2016. Pengolahan tepung ubi jalar
               dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian, BPTP Bali. Analisis mutu tepung ubi
               jalar dilakukan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Universitas Udayana
               Denpasar.
                     Rancangan  yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  Rancangan  Acak  Lengkap
               (RAL) faktor tunggal. Perlakuan terdiri dari 4 level, yaitu A = fermentasi secara alami, B =
               fermentasi  menggunakan  BAL,  R  =  fermentasi  menggunakan  ragi,  dan  Y  =  fermentasi
               menggunakan  yogurt.  Masing-masing  perlakuan  diulang  sebanyak  5  kali.  Penggunaan
               masing-masing  stater  sebesar  1%  b/v.  Analisis  dilakukan  terhadap  kandungan  proksimat,
               kelarutan, swelling power, dan uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan uji ranking).
                      Data pengamatan  di analisis menggunakan ragam (ANOVA) menggunakan program
               SPSS  16.  Jika  hasil  analisis  ragam  menunjukkan  pengaruh  yang  nyata  (p<0,05)  maka
               dilanjutkan dengan uji lanjut LSD (Gomez dan Gomez, 1995).


               4.  Hasil dan Pembahasan
                     Hasil  analisis  ragam  perlakuan  fermentasi  tepung  ubi  jalar  berbeda  nyata  (p<0,05)
               terhadap swelling power (Gambar 1) dan tidak  berbeda nyata (p>0,05)  terhadap  kadar  air,
               abu, protein, lemak, karbohidrat (Tabel 1), dan kelarutan (Gambar 1).

               Tabel 1. Rata-rata kandungan proksimat tepung ubi jalar termodifikasi, Tahun 2016

                Perlakuan      Kadar air    Kadar abu (% bb)   Kadar protein   Kadar lemak   Kadar karbohidrat
                Fermentasi      (% bb)                          (% bb)         (% bb)          (% bb)
                                                                                      a
                                                                                                       a
                                       a
                                                                       a
                                                       a
                    A        8,23  ± 0,07     0,66 ± 0,04     3,75 ± 0,08    8,23 ± 0,07    83,55 ± 0,05
                                                                       a
                                                       a
                                                                                                       a
                                                                                      a
                                       a
                    B        7,79 ± 0,25      0,72 ± 0,02     3,68 ± 0,12    7,79 ± 0,25    84,11 ± 0,11
                                                                                                       a
                                                                                       a
                                                                       a
                                       a
                                                       a
                    R        7,10 ± 0,15      0,83 ± 0,10     3,23 ± 0,14    7,10 ± 0,15    85,87 ± 0,02
                    Y        7,74 ± 0,14      0,72 ± 0,05     3,26 ± 0,11    7,74 ± 0,14    84,15 ± 0,08
                                                                                       a
                                                                                                       a
                                                       a
                                       a
                                                                       a
                  kk (%)         2,13            8,61            3,28           2,13            0,08

                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    448
   454   455   456   457   458   459   460   461   462   463   464