Page 25 - PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA DENGAN KEKUATAN SENJATA
P. 25
Sumber: Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe, 1985.
Gambar 8. Letkol Gatot Subroto
Pada tanggal 1 Desember 1945, pihak Sekutu memasang papan-papan yang
bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di berbagai sudut pinggiran kota Medan.
Tindakan pihak Inggris itu merupakan tantangan bagi para pemuda. Pihak Inggris
bersama NICA melakukan aksi pembersihan terhadap unsur-unsur Republik yang berada
di kota Medan. Para pemuda membalas aksi-aksi tersebut, setiap usaha pengusiran
dibalas dengan pengepungan, bahkan seringkali terjadi tembak menembak. Pada
tanggal 10 Desember 1945, pasukan Inggris dan NICA berusaha menghancurkan
konsentrasi TKR di Trepes. Selanjutnya TKR menculik seorang perwira Inggris dan
menghancurkan beberapa truk. Dengan peristiwa ini Jenderal Kelly kembali mengancam
para pemuda agar menyerahkan senjata mereka. Barang siapa yang nyata-nyata
melanggar akan ditembak mati. Daerah yang ditentukan adalah kota Medan dan
Belawan. Perlawanan terus memuncak, pada bulan April 1946 tentara Inggis mulai
berusaha mendesak pemeintah RI ke luar kota Medan. Gubernur, Markas Divisi TKR,
Walikota RI pindah ke Pematang Siantar. Dengan demikian Inggris berhasil
menguasai kota Medan.
Pada tanggal 10 Agustus 1946 di Tebingtinggi diadakan suatu pertemuan antara
komandan-komandan pasukan yang berjuang di Medan Area. Pertemuan
memutuskan dibentuknya satu komando yang bernama “Komando Resimen
24

