Page 266 - KM Matematika_BS_KLS_IX
P. 266

Krisis Pemanasan Global dan Kekurangan Air



                  1  Pemanasan Global dan Matematika

                 Sejak revolusi industri, manusia membakar banyak sekali batubara dan menambang minyak dari
                 dalam bumi. Sebagai hasilnya, konsentrasi karbondioksida meningkat tajam pada tingkatan yang
                 stabil.  * ppm (part per million) menunjukkan 1/100 dan 380 ppm adalah 0,038%
                 Karbondioksida di atmosfer sebagai efek gas rumah kaca yang mana energi  dari sinar matahari
                 pada bumi terhalang, seperti gas metana dan chlorofluorcarbon. Peningkatan kadar karbondioksida
                 menyebabkan kenaikan suhu rata-rata di bumi.
                 Perserikatan Bangsa-Bangsa IPCC (International Panel on Climate Change) menyatakan bahwa
                                                      0
                 ‘Kenaikan suhu rata-rata sebesar 0,7 C dimasa              Konsistensi karbondioksida dari 0 tahun
                 100 tahun lalu dan untuk 1300 tahun lalu, suhu       (ppm)     sampai dengan tahun 2005.
                 tertinggi yang pernah dialami di akhir tahun      400
                 2000'. Diharapkan sampai dengan akhir abad 21
                                                  0
                 kenaikannya berkisar antara 1,8 – 4 C tergantung   350
                 dari penyebabnya. Beberapa orang beranggapan
                 bahwa kenaikan suhu ini tidak berdampak serius.
                 Bagaimanapun, kenaikan ini akan menyebabkan       300                                     (tahun)
                 perbedaan iklim di berbagai belahan bumi. Hal ini                                     2000
                 memungkinkan terjadinya keabnormalan cuaca        250
                 seperti terjadinya hurricanes, banjir besar, dan     0      500     1000    1500
                 kekeringan yang semuanya ini disebabkan oleh              (Sumber: IPCC tahunan ke-4)
                 adanya pemanasan global.
                 Pemanasan global adalah masalah yang melibatkan
                 banyak elemen. Para ilmuwan menyederhanakan
                 fenomena yang rumit dan mengidentifikasikan
                 variabel-variabel yang penting dalam rangka
                 menentukan hubungan diantara semua variable dan
                 memformulasikan hipotesa. Formula matematika
                 sudah dibuat. Para ilmuwan menggantikan data-
                 data yang sangat banyak di lapangan ke dalam
                 sebuah formula dan menghitungnya melalui                Banjir di Katsuragawa (Kyoto City, Kyoto Prefektur)
                 komputer untuk meramalkan masa depan. Dalam

                 proses ini, matematika tingkat tinggi seperti fungsi, persamaan, dan probabilitas yang kamu pelajari
                 digunakan semuanya. Ini merupakan matematika baru yang mempertimbangkan system dari seluruh
                 dunia dengan variasi perubahan yang berdampak kepada kita semua.
                 Mari kita pikirkan isu pemanasan global dan air, kemudian kita sederhanakan ke dalam model
                 matematika.











                 248  Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas IX
   261   262   263   264   265   266   267   268   269   270   271