Page 237 - KM Matematika_BG_KLS_IX
P. 237
Nomor 2 ini sangat cocok untuk mengajak peserta didik agar
mereka mampu menganalisis dan mengevaluasi penalaran
dan prosedur orang lain, yaitu Sondang. Selain itu, aktivitasi
ini diharapkan dapat menyadarkan peserta didik pentingnya
mempertimbangkan banyaknya anggota ruang sampelnya.
Bapak/Ibu guru selanjutnya dapat memperkenalkan penggunaan
proporsi banyaknya anggota kejadian dan banyaknya anggota
ruang sampelnya. Secara formal, selanjutnya proporsi inilah yang
didefinisikan sebagai peluang kejadian tersebut.
Antisipasi Miskonsepsi
Mungkin ada beberapa peserta didik yang masih kurang
memahami bagaimana membandingkan pecahan. Padahal, di
dalam Eksplorasi 4.4 nomor 2, pemahaman tentang bagaimana
membandingkan pecahan tersebut diperlukan. Pecahan yang
dibandingkan adalah 2/6 (peluang mendapatkan mata dadu 1 atau
5 dalam lempar undi satu dadu) dan ½ (peluang mendapatkan sisi
gambar dalam pelemparan satu koin). Untuk peserta didik yang
mengalami kesulitan tersebut, Bapak/Ibu guru perlu memberikan
dukungan khusus agar mereka dapat menyelesaikan kegiatan
eksplorasi dengan baik.
Setelah peserta didik menyadari untuk mempertimbangkan ruang
sampel setiap kejadian, Bapak/Ibu guru selanjutnya dapat mengenalkan
konsep peluang. Secara formal, konsep ini dijelaskan dalam Definisi 4.2.
Mintalah peserta didik untuk membaca definisi tersebut secara cermat.
Setelah peserta didik memahami konsep peluang, ajaklah mereka
untuk mencermati Contoh 4.2. Bapak/Ibu guru juga dapat mengenalkan
bahwa gambar yang ada pada bola-bola dalam contoh tersebut
merupakan dua hewan endemik di Indonesia, yaitu burung maleo
dan komodo. Setelah itu, mintalah peserta didik secara individu untuk
mengerjakan Ayo Mencoba di Contoh 4.2.
Bab IV - Peluang dan Pemilihan Sampel | 225