Page 30 - Bahan Ajar Transformasi Geometri
P. 30

5. Komposisi Transformasi



                   Transformasi  merupakan  fungsi  sehingga  konsep  komposisi  transformasi  sama
               halnya dengan komposisi fungsi pada umumnya.






















                                               Gambar 5.1 Fungsi komposisi

                   Berdasarkan  gambar  diatas,  fungsi      memetakan  anggota  domain  tepat  satu

               anggota  kodomain  pertama  (Himpunan  B),  kemudian  fungsi  g  akan  melanjutkan
               pemetaan  ke  anggota  kodomain  kedua  (Himpunan  C).  Sementara  fungsi  komposisi

               (   ○   ) akan memetakan anggota domain (Himpunan A) secara langsung ke kodomain

               kedua  (Himpunan  C).  Sekarang,  bagaimana  jika  fungsinya  berupa  transformasi

               geometri seperti translasi, refleksi, rotasi dan dilatasi ?

                                                                                          3
                   Misalkan  titik  A(2,1)  akan  kita  translasikan  dengan     = (        )  kemudian
                                                                                         −2
               dilanjutkan dengan refleksi terhadap sumbu-y. Bagaimana kita menentukan koordinat
               bayangan dari titik A(2,1) ?

                                                              3  )
                                                             (
                                                                       ′
                                                        2
                                                             −2
                                                        ( ) →      ′ ( )
                                                        1              ′
                   ′       2 + 3          5
               ( ) = (             ) = (    )
                  ′      1 + (−2)        −1
               Jadi, A’(5,-1)

                                                     5                 −      ′′
                                                  ′ (   ) →         ′′ (    )
                                                    −1                     ′′

                   ′′   −1    0    5        −5
               (   ) =(        ) (    ) = (    )
                  ′′     0    1   −1        −1





                                                                                                              24
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35