Page 33 - Bahan Ajar Transformasi Geometri
P. 33
3) Komposisi Rotasi
Secara umum, formula untuk komposisi rotasi pada pusat putaran O(0,0) sebagai
berikut :
Jika dan adalah rotasi sebesar pada sudut O(0,0) dan
1[ , ] 2[ , ] 1
2
1
rotasi sebesar pada sudut O(0,0) maka matriks komposisi rotasi ditulis,
2
= ( cos ( + ) −sin( + ) )
1
2
1
2
( ൣ , ൧ ○ ൣ , ൧ ) sin( + ) cos ( + )
1 2 2 1 2 1
Contoh :
1. Tentukan bayangan titik A(4,2) oleh rotasi dengan sudut 180° berlawanan arah
jarum jam pada pusat O(0,0) dilanjutkan rotasi dengan sudut 90° berlawanan arah
jarum jam pada pusat O(0,0).
Penyelesaian :
′
4 ( [ ,180° ] ○ [ ,90° ] )
( ) → ′ ( )
2 ′
′ cos (90° + 180°) −sin(90° + 180°) 4
( ) = ( ) ( )
′ sin(90° + 180°) cos (90° + 180°) 2
′ cos (270°) −sin(270°) 4
( ) = ( ) ( )
′ sin(270°) cos (270°) 2
′ 0 1 4
( ) = ( ) ( )
′ −1 0 2
′ 2
( ) = ( )
′ −4
Jadi, bayangan titik A(4,2) yang dirotasi dengan sudut 180° berlawanan arah jarum
jam pada pusat O(0,0) dilanjutkan rotasi dengan sudut 90° berlawanan arah jarum
jam pada pusat O(0,0) adalah A’(2,-4).
2. Titik A(1,2) dirotasi dengan sudut 35° berlawanan arah jarum jam dilanjutkan
rotasi dengan sudut 55° berlawanan arah jarum jam. Jika titik pusat kedua rotasi
sama yaitu P(-3,5), maka tentukan bayangan titik A !
27