Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 MARET 2020
P. 62

Title          SBMI INDRAMAYU UNGKAP FAKTA DIBALIK KEMATIAN KURAESIN DI ARAB SAUDI, ADA
                              INTIMIDASI DARI PEREKRUT ?
               Media Name     jabar.tribunnews.com
               Pub. Date      02 Maret 2020
               Page/URL       https://jabar.tribunnews.com/2020/03/02/sbmi-indramayu-ungkap-fakta-di balik-
                              kematian-kuraesin-di-arab-saudi-ada-intimidasi-dari-perekrut
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative














               Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman  TRIBUNJABAR.ID,
               INDRAMAYU -  Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu
               mengungkap alasan dibalik meninggalnya Kuraesin (33) di Kota Jeddah,  Arab Saudi
               .

                Kuraesin sendiri merupakan warga Blok Winong, Desa Bojong Slawi, Kecamatan
               Lohbener, Kabupaten Indramayu.


                Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, Kuraesin meningggal dunia
               setelah terjatuh dari lantai 4 di tempat penampungan agency (Syarikah Saed) di
               Arab Saudi.


                 "Saat itu korban hendak melarikan diri karena meminta dipulangkan selalu tidak
               ditanggapi," ujar dia kepada Tribincirebon.com, Senin (2/3/2020).


                Kendati demikian ada kisah pilu yang dialami korban dibalik kematiannya tersebut.

                Diceritakan Juwarih, orang tua korban diketahui sering mendapat intimidasi dari
               pihak perekrut yang memberangkatkannya ke  Arab Saudi  .

                "Berdasarkan pengakuan dari almarhumah, orang tuanya mendapat intimidasi dari
               pihak perekrut setelah saya memberikan pesan somasi ke sponsor," ujar dia.

                Pengakuan itu didapat Juwarih setelah korban mengadukan persoalannya selama
               bekerja di  Arab Saudi  melalui pesan chat dan voice aplikasi WhatsApp.

                "Sebelum meninggal, pada 24 Desember 2019 almarhumah menghubungi saya
               meminta pertolongan agar dirinya segera dipulangkan ke Indonesia karena bekerja
               tidak sesuai apa yang sudah dijanjikan oleh pihak perekrut," ucapnya.

                Kuraesin sendiri diberangkatkan oleh perekrut bernama Idah warga Desa
               Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, saat itu korban ingin
               bekerja ke negara Hong Kong.






                                                       Page 61 of 99.
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67