Page 81 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 81
Title KSPI SEBUT TAK ADA KEPASTIAN KERJA PADA RUU CIPTA KERJA
Media Name antaranews.com
Pub. Date 16 Februari 2020
https://www.antaranews.com/berita/1300110/kspi-sebut-tak-ada-kepastian -kerja-pada-
Page/URL
ruu-cipta-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Tenaga asing yang bekerja di Indonesia juga tidak perlu memiliki kualifikasi memiliki
pengetahuan, keahlian, keterampilan di bidang tertentu, dan pemahaman budaya
Indonesia Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal
menyebut tidak ada kepastian kerja dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta
Kerja.
"Adanya RUU ini nanti akan membuat praktik alih daya dilakukan secara bebas,
tanpa adanya batasan waktu," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta,Minggu.
Dia menambahkan RUU tersebut dikhawatirkan akan semakin banyak Tenaga Kerja
Asing (TKA) yang masuk dan bekerja di berbagai sektor. Pasalnya, katanya, dalam
RUU tersebut tidak ada lagi kewajiban bagi pemberi kerja untuk memiliki izin tertulis
untuk mempekerjakan TKA.
"Padahal, sebelumnya, selain membuat rencana penggunaan TKA, juga wajib
mendapatkan izin tertulis untuk mendapatkan izin kerja," kata dia.
Dalam RUU tersebut, membolehkan TKA bekerja pada bidang kegiatan
pemeliharaan mesin produksi untuk keadaan darurat, vokasi, perusahaan rintisan,
kunjungan bisnis, dan penelitian untuk jangka waktu tertentu, bebas masuk ke
Indonesia. Selain itu, TKA boleh menjabat sebagai anggota direksi atau anggota
dewan komisaris dengan kepemilikan saham sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
"Tenaga asing yang bekerja di Indonesia juga tidak perlu memiliki kualifikasi
memiliki pengetahuan, keahlian, keterampilan di bidang tertentu, dan pemahaman
budaya Indonesia," kata dia.
Dengan kata lain, katanya, tidak ada lagi kewajiban bagi TKA untuk bisa berbahasa
Indonesia. Hal itu, kata Iqbal, akan menyulitkan dalam transfer pengetahuan dan
keahlian.
Sebelumnya, pemerintah menyerahkan draf RUU tersebut kepada Dewan Perwakilan
Rakyat. Penyerahan draf tersebut mengundang reaksi keras dari para buruh yang
menilai RUU tersebut berpihak pada pengusaha.
Pewarta: Indriani Editor: M. Hari Atmoko COPYRIGHT (c)2020 .
Page 80 of 336.

